Erupsi Gunung Merapi
Update Gunung Merapi Pagi Ini Jumat 16 April 2021 : Guguran Lava Pijar Meluncur Sebanyak 11 Kali
Guguran lava pijar gunung merapi teramati sebanyak 11 kali dengan jarak luncur maksimal 800 meter ke arah barat daya.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas erupsi hingga pagi ini (Jumat, 16/4/2021).
Guguran lava pijar gunung merapi teramati sebanyak 11 kali dengan jarak luncur maksimal 800 meter ke arah barat daya.
Hal itu disampaikan dalam laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) periode pengamatan hari ini pukul 00.00-06.00 WIB.
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, mengatakan pada periode tersebut gunung tampak jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.
Baca juga: UPDATE Gunung Merapi Pagi Ini Kamis 15 April 2021 : Asap Kawah Membubung 200 M
"Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 30 m di atas puncak kawah," ucap Hanik, Jumat (16/4/2021).
Secara meteorologi, cuaca Gunung Merapi berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat.
Suhu udara 13-21°C, kelembaban udara 75-90 persen, dan tekanan udara 569-707 mmHg.
Sementara, aktivitas kegempaan yang terjadi antara lain 28 gempa guguran dan 3 gempa hybrid/fase banyak.
Adapun pada periode 6 jam sebelumnya, yakni Kamis (15/4/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, teramati 2 kali guguran lava pijar Gunung Merapi dengan jarak luncur 800 meter ke arah barat daya.
Pada periode ini cuaca Gunung Merapi berawan dan mendung.
Baca juga: Detik-detik Banjir Lahar Hujan Merapi Terjang Hulu Kali Boyong
Angin bertiup lemah ke arah timur.
Suhu udara 14-21°C, kelembaban udara 69-90 persen, dan tekanan udara 569-707 mmHg.
Aktivitas kegempaan yang terjadi pada periode ini antara lain 38 gempa guguran dan 1 gempa hybrid/fase banyak.
Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.
"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik. ( Tribunjogja.com )