Breaking News:

Pemerintah Tegaskan Pembayaran THR 2021 Tak Dicicil, Disnakertrans DIY Bentuk Posko THR

DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendesak supaya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
lustrasi uang 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendesak supaya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang mewajibkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 secara penuh.

Sekjen DPD KSPSI DIY Irsad Ade Irawan mengatakan, tuntutan tersebut disuarakan untuk menindak lanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Tenaga Kerja bernomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang pelaksanaan pemberian THR 2021 bagi buruh di perusahaan.

Beberapa hal yang menjadi dasar atas desakan itu antara lain, ia menilai bahwa SE bukanlah produk hukum, sehingga dirinya menilai SE Kemenaker tidak dapat dijadikan landasan untuk pelaksanaan pemberian THR.

Baca juga: 500 Takjil Dibagikan Untuk Warga Kulon Progo Sebagai Wujud Toleransi Beragama dan Sesama

Ia berharap, pembayaran THR 2021 tidak diberikan secara dicicil seperti tahun sebelumnya saat dalam kondisi pandemi Covid-19.

Alasan lainnya, ia menegaskan seharusnya pemerintah mengacu pada perundang-undangan tentang mekanisme pemberian THR bagi para buruh.

"Harusnya acuannya perundang-undangan karena SE ini plin plan soal pembayaran THR," katanya, kepada Tribun Jogja, Kamis (15/4/2021)

Selain itu, Irsad menegaskan supaya pemerintah DIY bekerja sama dengan serikat buruh untuk membentuk Satgas THR di masing-masing Kabupaten/Kota.

"Selanjutnya kami tujukan kepada Menaker agar mencabut SE itu karena berpotensi menjadi pelanggaran hak THR keagamaan," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi mengatakan, sesuai SE Kemenaker terkait THR 2021 mengamanatkan kewajiban pembayaran THR tanpa dicicil, sehingga ia memastikan ada aturan berbeda dengan SE Kemenaker untuk THR tahun lalu (2020).

Aria menjelaskan, Disnakertrans DIY akan membentuk Posko THR berkoordinasi dengan Disnakertrans Kabupaten/Kota, dan melakukan monitoring ke perusahaan yang ada di DIY untuk mendorong pembayaran THR.

"Sesuai SE Kemenaker 2021, pembayaran THR tanpa dicicil. Kami berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota untuk melakukan monitoring ke perusahaan yang beroperasi," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved