Breaking News:

Berpotensi Mengganggu Ketertiban, Satpol PP Awasi Petasan di Bantul

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul bakal melakukan pengawasan petasan di Kabupaten Bantul selama ramadan.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul bakal melakukan pengawasan petasan di Kabupaten Bantul selama ramadan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengawasan.

Ia menyebut ada banyak warga yang membuat petasan sendiri, dengan memodifikasi bahan dan ukuran. Menurut dia hal itu berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan di Kabupaten Bantul.

Baca juga: Resep Lumpia Isi Sarden, Bahannya Mudah Didapat dan Cepat Buatnya

"Petasan itu munculnya kan tematik, hanya pada waktu tertentu saja, misalnya lebaran. Kalau warga itu justru malah bikin sendiri, nanti dibuat besar sekali. Ya potensi mengganggu ketertiban ada. Tetapi saat ini kami masih melakukan pengawsan," katanya, Kamis (15/04/2021).

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polres Sleman dalam pengawsan petasan.

Menurut dia, penyalahgunaan petasan yang menyebabkan gangguan ketertiban menjadi ranah kepolisian.

Sedangkan pihaknya akan melakukan pengawasan dari sisi protokol kesehatan.

Jika terdapat kerumunan yang ditimbulkan dari petasan tersebut, pihaknya akan melakukan pembubaran kegiatan.

Baca juga: Tips Mengontrol Berat Badan Selama Puasa

"Kami akan berkoordinasi dengan Polres Bantul. Sehingga penegakan untuk petasan ada di Polres Bantul. sementara untuk prokesnya menjadi tugas Satpol PP Bantul. Kami akan mengawasi setiap kegiatan di bulan ramadan ini," lanjutnya.

Ia menyebut Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) menjadi salah satu titik yang mejadi pengawasan. Sebab di daerah tersebut sering digunakan untuk berkerumun, tak terkecuali untuk menyulut petasan.

"JJLS memang menjadi salah satu perhatian kami, tidak menutup kemungkinan warga menyalakan petasan di situ. Kalau bentuknya besar-besar, kadang itu yang mengundang orang untuk berkerumun dan melihat. Nah ini yang perlu diwaspadai," tambahnya. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved