Liga Champions
Liverpool vs Real Madrid: Ini Cara Klopp Taklukkan Los Blancos di Anfield & Peluang Raja Comeback
Liverpool sebelumnya takluk 1-3 dari Los Blancos di leg pertama, yang menjadi hasil buruk dalam mengejar trofi ketujuh Si Kuping Besar.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Jurgen Klopp menyebut Liverpool mengetahui apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan Real Madrid dan mencapai semifinal Liga Champions.
Liverpool sebelumnya takluk 1-3 dari Los Blancos di leg pertama, yang menjadi hasil buruk dalam mengejar trofi ketujuh Si Kuping Besar.
Dua gol Vinicius Junior dan gol Marco Asensio menjadi modal pasukan Zinedine Zidane saat bertandangan ke Anfield, Kamis (15/4/2021) pukul 02.00 WIB.
Namun Mohamed Salah berhasil mencetak gol tandang yang sangat penting untuk The Reds, dan Klopp masih berharap timnya bisa bangkit di pertandingan kedua nanti.
Ahli taktik Jerman mengatakan Liverpool tidak boleh memberikan Madrid peluang sedikit pun jika mereka ingin lolos.
Pasalnya, Klopp tahu betul seberapa bahaya dan tajamnya Karim Benzema dkk di sepertiga akhir ketika mendapatkan kesempatan apa pun untuk mencetak gol.
"Untuk mengalahkan Real Madrid kami harus bertahan di level tertinggi karena kualitas ofensif mereka luar biasa dan bahkan itu sangat sulit," kata Klopp dalam konferensi pers sebelum pertandingan, dikutip Tribun Jogja dari Goal Global.
"Gol pertama yang mereka cetak adalah contoh yang bagus; untuk sebagian besar tim di dunia, itu bahkan bukan setengah peluang, tetapi umpan dari Toni Kroos dan sentuhan pertama dan penyelesaian akhir benar-benar luar biasa.
"Jadi meski kami bertahan dengan baik dan menggagalkan banyak hal, hal ini masih mungkin.
“Untuk gol berikutnya, kami terlalu tinggi, tentunya.
"Jadi, kami harus bertahan pada level yang sangat tinggi dan kami harus menciptakan diri kami sendiri dan itulah yang akan kami coba.
“Saya tidak dapat menemukan hal-hal baru hanya karena kami tertinggal 3-1, kami akan memainkan sepak bola biasa atau akan mencoba setidaknya. "
Liverpool Raja Comeback?
Liverpool tidak asing dengan melakukan keajaiban di panggung Eropa, setelah menjadi pemain tetap di babak sistem gugur Liga Champions sejak masa Gerard Houllier di awal 2000-an.
Rafa Benitez bertanggung jawab ketika The Reds perlu mencetak tiga gol dalam pertandingan penyisihan grup terakhir mereka pada 2004-05.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/apa-kata-jurgen-klopp-setelah-liverpool-singkirkan-leipzig-menang-agregat-4-0.jpg)