Breaking News:

Yogyakarta

Satpol PP DIY Terapkan Pemeriksaan Hasil Rapid Test COVID-19 pada Pemudik dan Wisatawan

Satpol PP meminta perangkat desa di tingkat RT dan desa untuk memeriksa hasil rapid test COVID-19 para pemudik yang masuk ke wilayahnya.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah pusat telah resmi mengeluarkan pelarangan mudik lebaran selama 6-17 Mei 2021.

Kepala Satpol PP DIY,  Noviar Rahmad, mengungkapkan sebelum 6 Mei 2021, tidak ada pelarangan mudik.

"Pelarangan mudik 6 sampai 17 Mei. Kalau di awal tidak ada larangan mudik," ujarnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Sabtu (10/4/2021).

Kendati demikian, Noviar mengatakan pihaknya meminta perangkat desa di tingkat RT dan desa untuk memeriksa hasil rapid test COVID-19 para pemudik yang masuk ke wilayahnya.

Baca juga: Selain Kegiatan Keagamaan, Satpol PP DIY Larang Aktivitas Berkerumun di Malam Hari Saat Ramadan

Yakni, berupa rapid test antigen atau minimal GeNose C19.

"Hanya kami meminta di tingkat RT dan desa untuk mengecek hasil rapid test antigen, minimal GeNose C19 (kepada para pemudik). Karena itu sudah termasuk syarat perjalanan. Sudah kami sosialisasikan ke RT dan desa," tuturnya.

Selain itu, ungkap Noviar, pihaknya juga menempatkan petugas di 133 titik pantai yang terbagi dalam 7 wilayah untuk memeriksa hasil rapid test COVID-19 para wisatawan dari luar kota, khusus pada hari Sabtu dan hari libur.

"Termasuk Sabtu dan hari libur, di lokasi-lokasi keramaian, kami mengecek rapid test antigen para wisatawan, minimal GeNose. Di 133 titik pantai kami menempatkan petugas, dibagi 7 wilayah," paparnya. ( Tribunjogja.com

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved