Breaking News:

Kumpulan Doa

Kumpulan Doa Saat Hujan, Jangan Lupa Selipkan Keinginanmu di Waktu Mustajab Berdoa Ketika Hujan

Hujan yang turun saat masa pancaroba di DI Yogyakarta hari-hari ini, selain deras juga disertai petir serta angin kencang.

dailyexcelsior.com
ilustrasi hujan lebat 

"Allaahumma laa taQtulnaa bighodhobika walaa tuhliknaa bi'adzaabika wa'aafinaa Qoblaa dzaalika"

(Wahai allah, janganlah engkau bunuh kami dengan sebab kemurkaanmu dan janganlah engkau binasakan kami dengan siksamu dan selamatkanlah kami sebelumnya)

Versi lainnya didapat dari Abdullah bin Az-Zubair.

Apabila Abdullah bin Az-Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

"Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi"

(Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya)

Kemudian beliau mengatakan,

إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

”Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri”. (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 723. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dari ‘Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma tatkala mendengar suara petir, beliau mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

”Subhanalladzi sabbahat lahu” (Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya). Lalu beliau mengatakan, ”Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya.” (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 722. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Namun, tak ada doa yang benar-benar bersumber dari Nabi Muhammad SAW.

Doa saat mendengar petir hanya bersumber dari para sahabat.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mencontohkan berdoa saat hujan lebat turun

Nabi Muhammad langsung memanjatkan doa saat hujan deras.

Doanya cukup sederhana dan bisa langsung kamu praktikkan.

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” (Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat)”. (HR. Bukhari no. 1032)

Doa tersebut bisa dilakukan saat hujan mulai turun.

Ada juga doa yang dipanjatkan saat hujan deras mulai melanda.

Doa ini menjaga kita dari bencana yang datang saat hujan deras tiba.

Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa supaya hujan turun.

Saat doanya dikabulkan, hujan turun dengan derasnya.

Baca juga: 6 Amalan di Bulan Ramadhan 1442 H yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Puasa

Baca juga: Agar Sekeluarga Berlimpah Rezeki, Yuk Sholat Dhuha Berjamaah, Berikut Niat dan Tata Caranya

Nabi Muhammad SAW pun kembali memanjatkan doa

Kali ini doanya untuk menjaga supaya hujan tak menjadi penyebab sebuah bencana dan cuaca menjadi cerah

Berdasarkan Hadist Riwayat Bukhari nomor 1014, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa:

Arab : اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin : Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: (Ya Allah.. turunkanlah hujan di sekitar kami, namun jangan untuk menghancurkan dan merusak kami.

Ya Allah.. turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.) (HR. Bukhari – Bukhory 1/224, Muslim 2/614). (*)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul BACAAN Doa Saat Hujan Turun, Waktu yang Mustajab Untuk Berdoa, 

Editor: Kurniatul Hidayah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved