Breaking News:

Tradisi Padusan Jelang Ramadan di Sleman akan Diawasi Agar Sesuai dengan Prokes 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman Susmiarto, memastikan jajarannya akan melakukan pengawasan

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman Susmiarto, memastikan jajarannya akan melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya, tradisi Padusan menjelang datangnya Bulan Ramadan.

Pengawasan dilakukan dengan berkoodinasi melalui satuan tugas tingkat Kabupaten, Kapanewon hingga Kalurahan. 

Baca juga: Pemkab Magelang Gelar Musrenbang RKPD 2022 Prioritaskan Penanganan Covid-19

"Nantinya teman-teman (satgas) di wilayah yang dekat dengan lokasi-lokasi padusan (yang mengawasi), misalnya ditemukan ada tempat-tempat kerumunan, apabila personel kurang, Satpol-PP akan ikut membantu," kata dia, Kamis (8/4/2021). 

Sejauh ini, menurut Susmiarto, pihaknya belum mengetahui pasti di mana saja lokasi di Bumi Sembada yang rencananya akan digunakan oleh masyarakat untuk menggelar tradisi padusan.

Namun, kata dia, biasanya padusan dilakukan di kolam renang maupun di umbul atau mata air. 

Tradisi Padusan tidak dilarang, namun pelaksanannya akan dilakukan pengawasan agar sesuai protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.

"Kalau sudah berkerumun, akan kami kurangi, agar jangan ada kerumunan," tuturnya. 

Susmiarto mengungkapkan, sebenarnya sudah ada panduan bagaimana melaksanakan kegiatan di tempat tempat umum, maupun tempat ibadah selama Bulan Ramadan.

Bahkan, pihaknya mengaku sudah mengundang, penyelenggara tempat hiburan dan keramaian yang ada di Sleman.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved