Breaking News:

Harga Cabai Rawit di Kabupaten Klaten Turun Jelang Ramadan, Menjadi Rp 57 Ribu per Kilogram

Harga cabai rawit merah menjelang masuknya bulan Ramadan 1442 Hijriah di Kabupaten Klaten terpantau turun. Kini harga komoditi bercita rasa pedas

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Penampakan cabai rawit merah yang dijual di Pasar Darurat Pasar Gede Klaten yang berada di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Kamis (8/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Harga cabai rawit merah menjelang masuknya bulan Ramadan 1442 Hijriah di Kabupaten Klaten terpantau turun. Kini harga komoditi bercita rasa pedas itu dibanderol Rp57.000 per kilogram.

Adapun penurunan harga itu, terpantau oleh Tribun Jogja di Pasar Darurat Pasar Gedhe Klaten yang berada di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Kamis (8/4/2021).

Sebelum mengalami penurunan, harga cabai rawit merah di Pasar tersebut sempat menyentuh angka Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram.

Baca juga: Dapat Bantuan Ambulans, Wabup Bantul Harap Penanganan COVID-19 Bangunjiwo Semakin Baik

Tugiyati (58) seorang pedagang yang berjualan di Pasar Darurat itu mengaku penurunan harga cabai rawit merah terjadi secara bertahap sejak dua pekan terakhir.

"Awalnya itu sempat Rp120 ribu ditingkat pengecer, lalu turun bertahap jadi Rp80 ribu, Rp60 ribu dan hari ini dijual Rp57 ribu," ujarnya saat berbincang dengan Tribun Jogja.

Ia mengatakan, selain cabai rawit merah, cabai jenis lainnya juga mengalami penurunan, seperti cabai keriting merah yang dibanderol Rp39.000 per kilogram dan cabai keriting hijau dipatok Rp20.000 per kilogram.

Menurutnya, pada beberapa waktu belakangan harga cabai keriting merah dan keriting hijau sempat menyentuh angka Rp50.000 per kilogram.

"Kalau cabai keriting juga bertahap turunnya, sama dengan cabai rawit hampir berbarengan," ulasnya.

Disinggung terkait penyebab turunnya harga komoditi itu, kata Tugiyati, dirinya tidak mengetahui secara persis.

Sebab, dalam beberapa pekan ini pasokan cabai lumayan lancar dan tidak ada kendala.

"Saya kurang tahu penyebab turunnya. Tapi pasokan cabai ini sudah mulai normal. Mungkin salah satu faktornya itu, karena persediaan banyak," imbuhnya.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Izinkan Pasar Sore Ramadan di Zona Hijau dengan Sistem Drive Thru

Sementara itu, Sugiarsih (43) seorang pembeli mengaku bersyukur dengan penurunan harga cabai tersebut hal itu dinilai cukup membantu keuangan dirinya menjelang masuknya bulan Ramadan.

"Ya bersyukur aja, kalau turun ini kan bantu keuangan kita juga. Sebab kalau mau masuk puasa kan banyak kebutuhan yang mau di beli. Jadi cukup membantu lah," kata dia. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved