Breaking News:

RT dan RW Zona Merah Covid-19 di Kota Yogya Dilarang Menggelar Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

Pola-pola PPKM Mikro tetap diterapkan sepanjang Ramadan nanti. Karena itu, beragam pembatasan tetap diberlakukan di Kota Yogya

Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mengantisipasi sebaran Covid-19 selama bulan Ramadan mendatang, Pemkot Yogyakarta melarang RT dan RW yang masuk zona merah untuk menggelar salat tarawih berjamaah di masjid.

Pihak eksekutif Pemkot Yogya, sampai saat ini masih berupaya menyusun teknis pelaksanaannya.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menyampaikan pola-pola PPKM Mikro tetap diterapkan sepanjang Ramadan nanti. Karena itu, beragam pembatasan tetap diberlakukan.

Termasuk terkait salat tarawih, maupun proses peribadatan lainnya.

"Pola PPKM masih kita jalankan. RT dan RW yang wilayahnya belum kondusif, masjid belum bisa menjalankan tarawih dan segala macam," cetus Heroe, Senin (5/4/2021).

Baca juga: UPDATE Sebaran Covid-19 hingga Senin 5 April 2021 Pagi Ini: Data Rinci Kasus Baru di 34 Provinsi

Baca juga: Sederet Fakta Densus 88 Geledah Rumah di Mantrijeron Yogyakarta, Barang Bukti hingga Kesaksian Warga

Penentuan zona risiko sendiri masih memakai perhitungan 14 indikator epidemiologi, yang diupadate setiap pekannya.

Sehingga terdapat kemungkinan per minggu ada pergeseran status.

Walau begitu, pelaksanaan salat tarawih di wilayah nonzona merah tetap diatur sedemikan rupa.

"Ya, kalaupun tarawih dijalankan, harus betul-betul diatur. Jumlah jemaahnya sangat dibatasi, maksimal 50 persen (dari  kapasitas masjid), harus dijalankan," katanya.

Suasana salat tarawih di Masjid Nurul Huda, Ngoto, Sewon, Bantul. Tarawih hanya dilakukan oleh imam dan seorang bilal, bacaan salat dikumandangkan melalui pengeras suara
Suasana salat tarawih di Masjid Nurul Huda, Ngoto, Sewon, Bantul. Tarawih hanya dilakukan oleh imam dan seorang bilal, bacaan salat dikumandangkan melalui pengeras suara (Istimewa)

Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut mengimbau agar warga masyarakat melaksanakan tarawih di lingkungannya masing-masing. Ia mengakui, teknis pembatasan kegiatan selama Ramadan nanti masih disusun.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved