Breaking News:

Nasional

Pemerintah Putuskan PPKM Skala Mikro Diperpanjang, Berikut Peta Wilayahya

Pemerintah pusat memutuskan untuk kembali memperpanjang pelaksanaan PPKM skala mikro selama 14 hari di 20 provinsi

Biro Pers Sekretariat Presiden
Menko PerekonomianRI, Airlangga Hartarto 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pemerintah pusat memutuskan untuk kembali memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro selama 14 hari di 20 provinsi.

Pelaksanaan PPKM skala mikro ini mulai berlaku 6-19 April 2021 mendatang.

Wilayah yang melaksanakan program PPKM skala mikro ini meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Kemudian lima wilayah baru yang melaksanakan PPKM skala mikro yakni Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Riau, dan Papua.

"Pemerintah menambahkan lima daerah lagi yaitu Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Riau, dan Papua," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (5/4/2021).

"Sehingga secara keseluruhan yang ikut PPKM ada 20 provinsi itu untuk periode tanggal 6 sampai dengan 19 April," ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan, penambahan lima provinsi itu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah data terkait Covid-19, mulai dari kasus aktif, kasus kumulatif, pasien meninggal, dan sembuh.

Baca juga: 1.120 Anggota Polres Bantul Dalam Kondisi Sehat Setelah Mendapat Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Airlangga juga menyebut, pada PPKM jilid kelima ini pemerintah mengubah kriteria zonasi atau tingkat risiko penularan Covid-19 di lingkungan RT/RW.

Suatu RT/RW dikategorikan zona merah Covid-19 jika di lingkungan tersebut terdapat lebih dari 5 rumah yang warganya positif virus corona.

Kemudian, zona oranye jika di lingkungan RT/RW terdapat 3-5 rumah yang positif Covid-19. Lalu, zona kuning jika di lingkungan RT/RW ada 1-2 rumah yang warganya terkonfirmasi virus corona.

Selanjutnya, suatu lingkungan dikategorikan zona hijau jika tidak ada satu rumah pun yang warganya positif Covid-19 di suatu RT/RW.

"Kriteria ini diperbaiki karena kita ingin melihat bahwa yang terkait dengan penularan Covid lebih dicegah lagi," kata Airlangga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tambah 5, Provinsi yang Berlakukan PPKM Mikro Jadi 20, Ini Rinciannya

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved