Warga yang Positif Covid-19 di Satu RT di Klaten Bertambah 21 Orang, Total Kini Jadi 35 Orang

Total keseluruhan warga dukuh Pengkol, Kecamatan Ceper, Klaten yang saat ini positif COVID-19 berjumlah 33 warga.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jumlah warga yang terpapar COVID-19 di RT 003 / RW 010 Dukuh Pengkol, Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten dilaporkan bertambah 21 orang.

Hal itu diketahui menyusul keluarnya hasil tes swab PCR dari 47 warga yang mengikuti tes tersebut pada akhir pekan lalu.

Sebelumnya dilaporkan di dukuh itu sebanyak 14 warga terkonfirmasi positif COVID-19, Rabu (24/3/2021).

Kemudian, esok harinya 47 warga yang merupakan kontak erat dari 14 orang yang positif itu mengikuti tes swab PCR.

"Perkembangan terbaru, dari 47 warga yang menjalani tes swab itu, 21 warga hasilnya positif. Tapi semua kondisinya sehat," ujar Sekretaris Desa Jombor, Elisabeth Tri Purnaningsih, saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (31/3/2021).

Ia mengatakan, total keseluruhan warga dukuh Pengkol yang saat ini positif COVID-19 berjumlah 33 warga.

"Awalnya ada 14 yang positif, terus bertambah jadi  21 sehingga totalnya 35. Tapi sudah sembuh dua dan saat ini ada 33 yang positif," lanjutnya.

Ia menjelaskan, dari 33 warga yang positif tersebut, 32 warga menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sementara satu warga menjalani isolasi di tempat isolasi komunal Edotel Hotel.

"Yang satu orang baru selesai melahirkan jadi saat ini menyelesaikan isolasi di hotel edotel," katanya.

Ia pun menerangkan, pada Rabu (31/3/2021) pagi pihaknya kembali melakukan tes swab PCR kepada 53 warga.

Namun untuk hasilnya masih menunggu.

Atas fakta itu, lanjut Elizabeth, pemerintah desa setelah berkoordinasi dengan BPD, tokoh masyarakat dan berbagai pihak masih menjalani karantina wilayah terhadap warga di RT 003 / RW 010 Dukuh Pengkol.

"Kita masih melaksanakan karantina wilayah, ini merupakan hari kedelapan kita melaksanakan karantina," paparnya.

Menurutnya, untuk kebutuhan logistik saat ini masih mencukupi. Hal itu menyusul datangnya bantuan logistik dari BPBD Klaten.

"Kemarin sudah datang juga bantuan logistik dari BPBD. Tapi baru 17 paket. Hal itu karena data awal kita yang dibutuhkan cuma segitu. Tapi ini kita ajukan lagi data terbaru," tandasnya.

Sementara itu, Tim Ahli Satgas PP COVID-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan jika BPBD Klaten telah memberikan bantuan logistik kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di dusun tersebut.

"Kemarin saya cek ternyata BPBD sudah menurunkan bantuan. Walaupun beberapa ormas juga sudah menggalang donasi. Tapi kota juga tetap berikan bantuan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved