Breaking News:

Jawa

Polres Klaten Perketat Keamanan Gereja Jelang Peringatan Wafat Isa Almasih dan Paskah

Polres Klaten perketat keamanan di gereja saat peringatan wafatnya Isa Almasih, Jumat (2/4/2021) dan perayaan Paskah, Minggu (4/4/2021).

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat ditemui di komplek perkantoran Pemkab Klaten, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kepolisian Resor (Polres) Klaten memperketat keamanan di gereja saat menyelenggarakan peringatan wafatnya Isa Almasih, Jumat (2/4/2021) dan perayaan Paskah, Minggu (4/4/2021).

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan jika pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan semua pengurus gereja yang ada di Klaten.

"Kita telah melakukan koordinasi dengan para pimpinan gereja di Klaten. Memang ada yang melaksanakan tatap muka dan daring. Untuk itu kita akan laksanakan pengamanan dengan TNI," ujarnya saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemkab Klaten, Rabu (31/3/2021).

Ia menegaskan bakal menempatkan personel kepolisian dibantu oleh personel TNI di setiap gereja  yang melaksanakan peringatan wafatnya Isa Almasih, Jumat (2/4/2021) dan perayaan Paskah, Minggu (4/4/2021) di Kabupaten Klaten.

"Untuk sterilisasi tentu akan kita lakukan. Seluruh gereja akan kita amankan. Termasuk yang berada di kecamatan-kecamatan. Itu nanti kita berdayakan polsek dan koramil," jelasnya.

Baca juga: Bantu Tugas Kepolisian, Polres Klaten Beri Penghargaan pada Satpam hingga Kepala Desa

Meski demikian, Edy tetap meminta kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah tatap muka untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Ibadah dengan yang ditentukan gereja. Tetap dipatuhi protokol kesehatan," katanya.

Disinggung terkait jumlah personel yang bakal diterjunkan untuk pengamanan di gereja-gereja itu, Edy mengaku akan menempatkan sesuai dengan kebutuhan.

"Penempatan personel sesuai dengan kebutuhan. Ini sedang kita susun kebutuhannya," imbuhnya.

Pengurus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klaten yang berada di Jalan Pemuda, Klaten, Purnawan Kristanto mengatakan jika ibadah di gereja tersebut dilaksanakan secara online.

"Namun untuk petugas-petugas ibadah yang akan melakukan ibadah secara offline pengamanannya dilakukan secara terbatas oleh internal gereja dengan mengecek suhu badan dan sebagainya," kata dia. ( Tribunjogja.com

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved