Drama Korea

Hanya Tayang Dua Episode, Begini Awal Mula Kontroversi Drama Korea Joseon Exorcist

Semenjak terjadi perseteruan antara Korea dan China, banyak drama Korea yang turut terkena dampaknya. Baru-baru ini, muncul lagi kontroversi sejarah

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
SBS
Joseon Exorcist 

TRIBUNJOGJA.COM - Semenjak terjadi perseteruan antara Korea dan China, banyak drama Korea yang turut terkena dampaknya.

Baru-baru ini, muncul lagi kontroversi sejarah dalam drama Korea Joseon Exorcist' yang baru saja di tayangkan dalam dua episode.

Penulis skenario drakor tersebut, Park Gye Ok dituduh salah menggambarkan sejarah dan budaya makanan Korea.

Joseon Exorcist
Joseon Exorcist (Net)

Ini bukan pertama kalinya Park Gye Ok mendapat kritikan dari netizen Korea Selatan.

Sebelumnya, drama Korea yang diproduksi Park Gye Ok berjudul 'Mr. Queen' juga sempat mendapat kritikan.

Hal ini lantaran banyak yang menyebut drama 'Mr. Queen' ini telah meremehkan harta nasional Korea, Catatan yang Benar dari Dinasti Joseon.

Baca juga: Rekomendasi 7 Drama Korea Kolosal Terbaik : dari Dae Jang Geum Hingga The King in Love

Nah, dalam drama Korea 'Joseon Exorcist' ini tampaknya menyebabkan efek domino.

Sebab, setelah penayangan perdananya, drama yang dibintangi oleh Kam Woo Sung, Jang Dong Yoon, dan Park Sung Hoon ini menuai kritikan pedas dari netizen Korea setelah mereka melihat drama tersebut menampilkan beberapa alat peraga, dekorasi hingga makanan khas China.

Semua tergambar jelas saat Raja Sejong Agung (1397-1450) muda dari Dinasti Joseon (1392-1910) menjamu seorang pendeta Katolik kesuatu pesta.

Seorang pendeta Eropa di Korea abad pertengahan bukanlah satu-satunya elemen fantasi di sini.

Raja Sejong dan pendeta berpesta kue bulan khas China, pangsit gaya China, hingga telur abad (hidangan Tiongkok dengan telur yang diawetkan).

Ketika mendapat kritikan pertama itu, SBS, stasiun penyiaran drama 'Joseon Exorcist' meminta maaf.

Namun, Kontroversi berlanjut sampai ke Asosiasi Kerajaan Lee Jeonju.

Baca juga: 5 Drama Korea Ini Trending di Bulan Maret 2021: Komedi Romantis, Aksi hingga Thriller

Mr. Queen
Mr. Queen (tvN)

Hingga akhirnya mereka meminta SBS membatalkan siaran drama tersebut.

Kali ini, tak hanya para netizen Korea, bahkan asosiasi dari leluhur klan Lee Joseon juga meminta penghentian drama yang baru saja di tayangkan 22 Maret lalu.

Asosiasi dari leluhur klan Lee Joseon menyoroti pada penggunaan figur sejarah seperti Raja Taejong, Pangeran Yangyeong, Pangeran Choongneyong yang menjadi Raja Sejong.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved