Nasional
Pengiriman Vaksin AstraZeneca ke Indonesia Ditunda, Stok Vaksin Covid-19 Menipis
Program vaksinasi covid-19 di Indonesia terancam melambat pada April mendatang.
Kemenkes sebelumnya telah memastikan vaksinasi tahap ketiga dimulai pada April 2021.
"Pasti akan berpengaruh, karena April (persediaan vaksin) kita akan sedikit sekali. Kita hanya punya 7,6 juta dosis vaksin Sinovac," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan jadwal vaksinasi Covid-19 tahap ketiga yang akan dimulai pada April 2021.
Hal ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).
Pada tahap ini, vaksinasi akan menyasar masyarakat yang rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi.
Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, kelompok rentan yang dimaksud adalah masyarakat yang paling rentan terhadap penularan Covid-19 atau mereka yang tinggal di zona merah.
Sementara itu, saat ini pelaksanaan program vaksinasi nasional telah berjalan dalam dua tahap, yakni tahap pertama dan tahap kedua.
Kedua tahap ini berjalan sejak Januari hingga April 2021.
Pada dua tahapan ini, vaksinasi menyasar tenaga kesehatan, pedagang pasar, pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik), tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan Aparatur Sipil Negara (ASN), aparat keamanan (TNI-Polri), pekerja pariwisata (petugas hotel dan petugas restoran), pelayanan publik (Damkar, BPBD, BUMN, BPJS, Kepala/perangkat Desa), pekerja transportasi publik, atlet dan wartawan.
Pemerintah Indonesia kembali melobi Untuk mengantisipasi semakin menipisnya persediaan vaksin di Indonesia, pemerintah saat ini masih mengupayakan lobi dengan Covax-Gavi.
Budi menyebut, pihaknya bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengupayakan untuk melobi apakah masih ada sejumlah dosis vaksin AstraZeneca yang bisa didatangkan ke Tanah Air dalam waktu dekat.
"Yang akan kita lakukan adalah kita masih mencoba melobi Covax-GAVI bersama dengan Ibu Menlu. At least, ada yang bisa kita dapat tidak sih AstraZeneca itu pada April?," tegasnya.
Upaya ini dilakukan sekaligus untuk mengantisipasi penurunan produksi vaksin Sinovac oleh Bio Farma.
Penurunan ini disebabkan adanya pembersihan dan maintenance rutin di Bio Farma.
"Setiap enam bulan kan mesti dibersihkan di Bio Farma sehingga agak turun (produksi) sedikit dan baru kemudian naik lagi pada Mei," ungkap Budi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fatwa-mui-soal-vaksin-astrazeneca.jpg)