Terpilih Secara Aklamasi, Djoko Pekik Irianto Kembali Pimpin KONI DIY Periode 2021-2025
Prof Dr Djoko Pekik Irianto MKes AIFO secara aklamasi terpilih kembali untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DI Yogyakarta
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Prof Dr Djoko Pekik Irianto MKes AIFO secara aklamasi terpilih kembali untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DI Yogyakarta untuk periode 2021-2025 setelah diselenggarakan Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) X di Grand Mercure Hotel, Sabtu (27/3/2021) lalu.
Djoko Pekik terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan sebanyak 43 suara pada proses pencalonan. Perolehan suara ini sudah lebih dari cukup, sebab syarat minimal untuk maju sebagai Ketua Umum KONI DIY yakni minimal mengantongi dukungan 10 suara.
Adapun rincian dari 43 suara terdiri dari empat KONI kabupaten, lima badan fungsional, dan 34 pemerintah daerah cabang olahraga (pemda cabor).
Baca juga: HARI INI Nisfu Syaban, Berikut Kumpulan DOA dan Peristiwa Penting yang Perlu untuk Disimak
Mengusung tema 'Profesionalitas untuk Meraih Prestasi Teratas', dalam Musorda tersebut KONI DIY juga mengesahkan lima cabang anggota baru yakni E-Sport, KickBoxing, PABSI, PBFI dan Pabersi.
Dalam sambutannya, Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan KONI DIY agar selalu berusaha sebaik mungkin membina prestasi olahraga DIY dengan pengelolaan organisasi yang profesional. Sultan menegaskan bahwasanya di masa pandemi, KONI harus mengambil peran ganda baik sebagai pembina olahraga maupun mewujudkan masyarakat sehat.
"KONI punya tugas mewujudkan olahraga tingkat dunia, dan di masa pandemi ini, tugas pokok kemasyarakatan lebih penting karena masyarakat sehat merupakan basis kesehatan bersama masyarakat. Puslatda atlet DIY untuk PON Papua juga menerapkan protokol kesehatan, seperti semua provinsi. Target 11 medali emas harus dihidup-hidupkan, syaratnya harus disiplin diri dalam menjalankan latihan," kata Sultan.
Wakil Ketua Umum IV KONI Pusat, Chris John, yang hadir dalam pembukaan mengapresiasi penyelenggaraan Musorda KONI DIY, yang berupaya menentukan langkah strategis empat tahun kedepan.
"Kami mengapresiasi pembinaan olahraga di DIY, dengan harapan semakin lebih baik dan berprestasi kedepan. KONI Pusat sedang berupaya meningkatkan prestasi olahraga di tanah air, kami berharap KONI DIY bisa mendukung melalui cara yang sistematis dan berkelanjutan," ujar Chris John.
Setelah kembali terpilih sebagai Ketua Umum KONI DIY, ada tanggung jawab berat yang harus diemban Djoko Pekik. Terutama menyiapkan kontingen yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua pada Oktober 2021.
Adapun pada ajang tersebut, KONI DIY menargetkan 11 medali dengan memberangkatkan 137 atlet. Djoko meminta saran, dukungan, dan masukan untuk kontingen DIY agar bisa berhasil mencapai target medali, seperti amanat Pemerintah Daerah DIY dan masyarakat DIY.
"Selama empat tahun ini, kami menyadari ada kekurangan pemberian layanan. Semoga pada kepengurusan akan datang bisa ditingkatkan dan disempurnakan. Jajaran KONI DIY kini berupaya menyiapkan kontingen di PON pada tanggal 2-15 Oktober 2021. Semoga kita bisa meraih target 11 emas," kata Djoko Pekik.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan visi misi KONI DIY periode 2021-2025.
Visi Djoko yaitu menjadikan DIY sebagai penyangga pembinaan prestasi olahraga nasional. Tidak hanya berjaya di regional, para atlet dari DIY bisa berkiprah ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk mewakili Indonesia dalam ajang internasional.
Untuk memenuhi visi tersebut, ada delapan poin yang menjadi misi selama lima tahun kepengurusan KONI DIY.
Poin-poinnya seperti peningkatan profesionalitas manajemen organisasi, pengelolaan organisasi dan pembinaan prestasi, sinergi dengan berbagai pemangku kebijakan dan masyarakat, pembinaan olahraga terintegrasi, menetapkan iptek olahraga dalam semua tahap pembinaan, menyusun big data terkait pembinaan prestasi, dan menyusun grand design olahraga di DIY.
Baca juga: Penelitian Membuktikan, Sholat Dhuha dengan Khusyuk Mampu Turunkan Kadar Gula Darah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sri-sultan-hamengku-buwono-x-saat-membuka-penyelenggaraan-musyawarah.jpg)