Breaking News:

Kisah Inspiratif

Tak Lekang Digempur Digitalisasi, Buku Teka Teki Silang Tetap Laris di Yogyakarta

Bagi siapa saja yang rindu dengan permainan TTS dan bernostalgia era tahun 1980-an silakan saja datang ke jalan Ngeksigondo, Kota Yogyakarta.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Sulastri menanti pembeli buku TTS yang ia jual di sudut jalan Kota Yogyakarta, Rabu (24/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Permainan kata lewat teka-teki silang (TTS) tetap eksis meski kini digempur digitalisasi yang semakin canggih.

Permainan kata yang diciptakan oleh Arthur Wynne seorang jurnalis asal Liverpool itu mendunia lewat surat kabar, dan di Indonesia sendiri muncul dalam bentuk beberapa buku TTS yang diterbitkan dengan edisi yang berbeda-beda.

Seorang penjual buku TTS yang saat ini masih eksis di Yogyakarta adalah perempuan bernama Sulastri, yang setiap harinya ia berjualan di simpang empat Jalan Ngeksigondo, Kotagede, Yogyakarta.

Baca juga: Kisah Petrus Adi Utomo, Pengamen Puisi di Parangtritis Hibur Wisatawan Lewat Untaian Kata-kata Indah

Bagi siapa saja yang rindu dengan permainan TTS dan bernostalgia era tahun 1980-an silakan saja datang ke jalan Ngeksigondo, Kota Yogyakarta pada jam 08.00 hingga pukul 15.00.

"Dulu saya jualan koran. Karena sepi ya saya ganti jual buku teka-teki silang ini," katanya, kepada Tribunjogja.com, Rabu (24/3/2021).

Saat dijumpai, Sulastri mengaku membawa sekitar 40 eksemplar buku teka-teki silang.

Buku sebanyak itu bisa habis antara dua hingga tiga hari.

"Kadang-kadang ya lebih. Karena sehari saja gak pasti lakunya. Kadang cuma laku dua, kadang sepuluh," ujarnya.

Baca juga: Kisah DS Selamatkan Kucing Terlantar di Petshop Sleman, Debat Kusir dengan Pemilik Selama 1,5 Jam

Ibu dua anak itu memilih konsisten berjualan teka-teki silang lantaran hanya hal itu yang bisa dikerjakan untuk saat ini.

Sudah sekitar lima tahun dirinya berjualan buku teka-teki silang di simpang empat Jalan Ngeksigondo itu.

"Harganya ya sama dari dulu, dua buku harganya Rp5.000," ungkap dia.

Cover buku teka-teki silang yang dijual Sulastri juga terbilang unik dengan beberapa kutipan khas anak 1990-an.

"Buku TTS ini saya ngambilnya dari teman. Ada yang ngirimi ke saya," ungkap perempuan asal Wonosari itu.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved