Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi Pagi Ini Selasa 23 Maret 2021, Guguran Lava Pijar Terjadi 9 Kali

Selama pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi teramati memuntahkan 9 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke barat daya.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
BPPTKG
Gunung Merapi Senin (22/3/2021) pukul 17.50 WIB via PGM Ngepos. Visual Merapi tampak, cuaca berawan, suhu udara 25.0 °C, kelembaban 73 %rh, pressure 933.4 hpa, angin tenang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi (2.968 mdpl) masih menunjukkan aktivitas erupsi pagi ini (Selasa, 23/3/2021).

Selama pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi teramati memuntahkan 9 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke barat daya.

Pada periode ini, secara visual gunung kabut 0-I.

Asap kawah tidak teramati.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi: Pagi Ini, Terpantau 2 Kali Awan Panas, Jarak Luncur Hingga 1,5 Kilometer

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan selama 6 jam tersebut terjadi pula 40 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-25 mm dan durasi 11-63 detik.

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merapi berawan dan mendung. Angin bertiup sedang ke arah tenggara.

Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 78-83 persen, dan tekanan udara 835-933 mmHg.

Hanik juga menyampaikan, pada periode 6 jam sebelumnya, yakni Senin (22/3/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, teramati 9 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 900 m ke arah barat daya.

Pada periode ini, gunung kabut 0-I. Asap kawah tidak teramati.

Baca juga: UPDATE Aktivitas Gunung Merapi : Terjadi 10 Kali Guguran Lava Pijar dari Puncak Merapi Pagi Ini

"Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup sedang ke arah timur. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 74-79 persen, dan tekanan udara 836-918 mmHg. Volume curah hujan 6 mm per hari," ungkap Hanik.

Adapun kegempaan yang terjadi pada periode ini ialah 43 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-35 mm dan durasi 12-100 detik.

Hanik menyampaikan, Gunung Merapi sampai saat ini masih berstatus siaga (level III).

Potensi bahaya saat ini, kata Hanik, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Baca juga: Update Gunung Merapi Sabtu 20 Maret 2021, Aliran Lahar Hujan Gunung Merapi Capai 8 KM dari Puncak

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," ungkap Hanik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved