Breaking News:

Sebanyak 9 Desa Wisata Baru Ditetapkan di Kabupaten Magelang 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menetapkan sembilan desa wisata baru di wilayah setempat.

Istimewa
Penyerahan SK desa wisata ke sejumlah desa di Magelang guna mendukung pembangunan KSPN, Kamis (18/3/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menetapkan sembilan desa wisata baru di wilayah setempat.

Hal ini guna mendukung pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Penyerahan surat ketetapan (SK) soal desa wisata itu dilakukan di Rumah Dinas Bupati Magelang pada Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Laporan BPBD: Banjir hingga Talut Ambrol Akibat Hujan Deras Mengguyur Wilayah Yogyakarta

Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengatakan, penyerahan SK penetapan desa wisata ini sesuai dengan rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Magelang tahun 2014-2034. 

Selaras dengan misi pembangunan kepariwisataan daerah yakni 'Menjadikan Kabupaten Magelang Sebagai Kabupaten Tujuan Wisata Kualitas Unggulan'.

Pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Magelang saat ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan KSPN Borobudur.

Menurutnya, dalam situasi perekonomian di masa pandemi sekarang ini, perlu suatu tindakan nyata guna mendukung upaya pemberdayaan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, maju, dan mandiri.

Desa wisata diciptakan disamping untuk pemberdayaan, juga  untuk mengakomodir geliat wisatawan yang mengalami kejenuhan terhadap bentuk wisata modern dan hingar bingarnya keramaian kota. 

"Saya yakin dengan mengunjungi desa wisata, para wisatawan dapat merasakan kehidupan di alam pedesaan, berinteraksi dengan masyarakat dan menikmati aktifitas sosial budaya," kata Zaenal.

Zaenal menambahkan, pengembangan desa wisata perlu didukung dengan manajemen atau pengelolaan kelembagaan yang solid, fleksibel, sederhana serta dinamis, termasuk didalamnya pengusahaan kegiatan ekonomi yang bisa dikembangkan dari UKM di Desa Wisata. Dengan demikian akan tumbuh rasa memiliki terhadap perkembangan pariwisata di desanya. 

"Pesan saya, berilah pelayanan terbaik kepada para wisatawan yang berkunjung dengan melaksanakan secara sungguh-sungguh Sapta Pesona Pariwisata Indonesia," tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Ahmad Husein menjelaskan, dari bulan Januari-Maret 2021 pihaknya memberikan sembilan SK desa wisata untuk mendorong pengembangan potensi pariwisata di tiap-tiap desa tersebut.

Baca juga: Tolong Catat! Instagram Bakal Batasi Interaksi Pengguna Dewasa dan Remaja

"Jumlah desa wisata di Kabupaten Magelang secara keseluruhan ada 57. Yang sudah memiliki SK Bupati sebanyak 34 desa wisata, yang terdiri dari 6 desa wisata dengan SK pencanangan, 28 desa wisata dengan SK Penetapan, dan sisanya masih belum memiliki SK (perintisan)," terang Husein.

Dalam hal ini, Husein berharap nantinya pengembangan pariwisata tidak hanya terpusat di kawasan Borobudur saja melainkan ke seluruh kawasan strategis pariwisata Kabupaten Magelang.

Adapun sembilan desa wisata yang menerima SK Penetapan dari Bupati Magelang hari ini antara lain, Desa Temanggung, Desa Kebonlegi, Desa Pogalan, Desa Temanggal, Desa Tegalarum, Desa Ngargogondo, Desa Kebonsari, Desa Kembanglimus, dan Desa Mangli. (jsf)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved