Sempat Turun, Harga Cabai di Pasar Bantul Melonjak Lagi Hingga Rp 120 Ribu

"Harga sempat Rp 90 ribu kemudian sekarang Rp 120 ribu per kilogram. Kalau dulu ya berani nyetok, sekarang tidak berani. Takut kalau harga tiba-tiba

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Christi Mahatma Wardhani
Pedagang Pasar Bantul, Widi (50) tak berani menyetok cabai rawit merah karena harga terlalu tinggi, Rabu (17/03/2021). 

Menurut dia tingginya harga cabai dipengaruhi oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bantul beberapa waktu lalu.

Cabai merupakan salah satu tanaman yang rentan terhadap hujan, sehingga cepat membusuk. 

Baca juga: Info Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 18 Maret 2021 Besok: 25 Wilayah Potensi Hujan Lebat Disertai Angin

Harga cabai memang fluktuatif dan tidak memiliki harga acuan.

Tetapi biasanya harga cabai mengikuti musim hujan. 

"Kalau pas musim hujan biasanya tinggi, dari Desember, Januari, Februari, Maret tinggi. Nanti kalau sekitar Juni atau Juli turun, bisa Rp 10 ribu per kilogram," terangnya. 

Ia memprediksi harga cabai rawit merah masih tinggi hingga pertengahan April. 

"Perkiraan kami, awal puasa turun lagi," tambahnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved