Penyebab dan Cara Mengatasi Mr P Bengkok, Normalkah Kondisi Ini?

Mr P bengkok bisa dialami pria saat ereksi. Biasanya Mr P bengkok ke kanan atau ke kiri.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Photo by Deon Black from Pexels
Ilustrasi penis, kondom 

Tribunjogja.com - Mungkin di antara Anda para lelaki ada yang mengalami masalah dengan alat vital yakni punya penis alias Mr P bengkok.

Penis bengkok bisa dialami pria saat ereksi. Biasanya Mr P bengkok ke kanan atau ke kiri.

Jika bentuk penis bengkok maka mungkin Anda akan merasa khawatir kesehatan seksualnya terganggu.

Apa sebenarnya penyebab penis bengkok apakah kondisi ini normal?

Berikut penjelasan lebih lanjut penyebab penis bengkok dan kapan perlu waspada.

Ilustrasi
Ilustrasi (duniafitnes.com)

Penyebab penis bengkok

Dilansir dari Harvard Health Publishing, penis bengkok ke kiri atau ke kanan saat ereksi sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan.

Dengan catatan, penis bengkok tidak disertai rasa nyeri dan tidak mengganggu aktivitas seksual. Ada beberapa penyebab penis bengkok yang biasanya disertai rasa sakit dan mengganggu fungsi seksual, antara lain:

-Cedera saat berhubungan seks

-Jatuh dari kendaraan

-Kecelakaan Di luar kondisi tersebut, penis bengkok juga bisa menjadi gejala penyakit langka peyronie.

Baca juga: Inilah Perubahan Mr P Saat Pria Tak Muda Lagi

Penis bengkok gejala penyakit peyronie

Melansir NHS, peyronie adalah penyakit yang membuat penis bengkok saat ereksi. Masalah kesehatan pria ini jamak menyerang kaum Adam di atas usia 40 tahun. Selain penis bengkok, gejala penyakit peyronie antara lain:

-Ada penebalan atau benjolan keras di batang penis

-Penis sakit saat ereksi

-Bentuk penis terkadang seperti jam pasir

Di beberapa kasus yang parah, peyronie membuat penderitanya mengalami kesulitan berhubungan seks dan menyebabkan disfungsi ereksi.

Penyebab penyakit peyronie kebanyakan berasal dari cedera saat berhubungan seks.

Cara mengatasi penis bengkok

pisang banana penis ilustrasi
pisang banana penis ilustrasi (ist)

Penis bengkok yang tidak disertai rasa sakit atau tidak mengganggu hubungan seks umumnya tidak perlu diobati.

Baca juga: Ingin Punya Ukuran Mr P Besar? Coba Cara Ini

Sedangkan untuk penderita penyakit peyronie, masalah kesehatan ini bisa diatasi dengan terapi obat steroid.

Untuk kasus yang parah, cara mengatasi penis bengkok memerlukan operasi.

Operasi biasanya direkomendasikan sebagai opsi terakhir apabila penis bengkok sudah tidak merespons pengobatan.

Operasi atau tindakan bedah untuk meluruskan penis bengkok dilakukan sesuai penyebabnya. Ada yang menghilangkan plak biang penis bengkok, menempelkan kulit atau jaringan untuk meluruskan penis, sampai menanamkan alat untuk meluruskan penis.

Jika Anda khawatir dengan penis bengkok bisa mengganggu fungsi seksual, konsultasikan ke dokter. Penis bengkok umumnya bukan masalah kesehatan serius dan tidak terkait dengan kanker.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved