Kabupaten Bantul
Bakal Terdampak Refokusing, Jalan Gelap di Bantul Batal Dipasang Lampu
Ada 400an titik yang perlu PJU di wilayah Bantul. Beberapa titik merupakan jalur pariwisata dan beberapa titik lain di jalan kabupaten.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul menjadi satu di antara organisasi perangkat daerah (OPD) yang dikabarkan terdampak refokusing APBD 2021.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Suhariyanto mengatakan ada tiga program yang dimungkinkan terdampak refokusing, yaitu pengadaan rambu, penerangan jalan umum, dan rehab terminal.
Dari tiga program tersebut anggaran terbesar adalah untuk penerangan jalan umum (PJU) , senilai Rp13 miliar.
"Tiga program itu memang sudah dihentikan sejak ada surat untuk penghentian kegiatan. Totalnya nilai dari tiga kegiatan tersebut adalah Rp14 miliar, yang Rp13 miliar untuk PJU," katanya, Selasa (16/03/2021).
Baca juga: Lima OPD di Pemkab Bantul Jadi Sasaran Refokusing
Ia berharap program Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bantul tetap bisa dilaksanakan.
Sebab PJU merupakan permintaan dari masyarakat.
Selain karena permintaan masyarakat, PJU juga penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan dan mencegah kriminalitas.
Aris menyebut ada 400an titik yang perlu PJU di wilayah Bantul.
Beberapa titik merupakan jalur pariwisata dan beberapa titik lain di jalan kabupaten.
"Banyak masyarakat yang sudah menanyakan kapan akan dipasang lampu. Harapan kami memang untuk PJU tidak terdampak refokusing, karena memang untuk kebutuhan masyarakat," lanjutnya.
Baca juga: Jalan di Sriharjo Bantul Hampir Putus 2 Bulan, Anggaran Perbaikan Darurat Belum Turun
Ia juga berharap anggaran pemeliharaan PJU tidak terdampak refokusing.
Sebab jika ada PJU yang rusak pihaknya tidak bisa mengganti.
"Kalau bisa diperbaiki ya kami perbaiki. Tetapi kalau harus ganti ya tidak bisa,"sambungnya.
Bukan kali ini saja Dishub Bantul merefokusung anggaran.
Tahun 2020, pihaknya telah merefokusing anggaran hampir 70 persen.
Dari anggaran Rp28 miliar, sebanyak Rp20 miliar terdampak refokusing sehingga Dishub Bantul tidak memiliki kegiatan apapun, kecuali untuk kebutuhan rapat. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)