Kabupaten Bantul

Jalan di Sriharjo Bantul Hampir Putus 2 Bulan, Anggaran Perbaikan Darurat Belum Turun

BPBD Kabupaten Bantul sudah mengajukan perbaikan sementara melalui Biaya Tak Terduga (BTT). Namun hingga saat ini memang belum bisa dicairkan.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jalan di Padukuhan Srikeminut, Sriharjo, Imogiri ambles sejak Januari 2021.

Jalan tersebut ambles setelah hujan deras mengguyur wilayah Bantul. 

Namun dua bulan berlalu, jalan tersebut tak kunjung ada perbaikan.

Bahkan akses jalan tersebut hampir putus. 

Lurah Sriharjo, Titik Istiwayatun Khasanah berharap perbaikan jalan di Srikeminut menjadi prioritas di Kabupaten Bantul.

Baca juga: Melihat Sisi Lain Klitih dari Pameran The Museum Of Lost Space di Bantul

Bukan tanpa alasan, status jalan tersebut memang jalan kabupaten, sehingga memang menjadi kewenangan Kabupaten Bantul untuk memperbaiki.

"Kami juga cukup resah dengan situasi di Srikeminut. Kami berharap jadi prioritas pembangunan di Kabupaten Bantul," katanya, Senin (15/03/2021).

Setelah jalan ambles, lanjutnya, ia sudah melapor ke Pemerintah Kabupaten Bantul.

Bahkan kondisi jalan teras sudah disurvei oleh DPUPKP Kabupaten Bantul, BPBD Bantul, hingga DPRD Kabupaten Bantul.

"Tetapi sampai sekarang tetap tidak ada tindak lanjut. Rencananya kami akan melakukan audiensi dengan Pak Bupati, berkaitan dengan jalan yang hampir putus dan mungkin ada beberapa hal lain selain jalan putus," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto mengungkapkan BPBD Kabupaten Bantul sudah mengajukan perbaikan sementara melalui Biaya Tak Terduga (BTT).

Namun hingga saat ini memang belum bisa dicairkan.

Baca juga: Tingkatkan Populasi Sapi, DPPKP Kabupaten Bantul Genjot Program Inseminasi Buatan

"Waktu itu ada kunjungan dari Komisi A DPRD Kabupaten Bantul. Menyarankan agar untuk sementara ditangani secara darurat dulu, supaya jalan tidak putus. Kami ajukan BTT, sampai sekarang belum ada dana,"ungkapnya.

Untuk perbaikan darurat, pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp176juta.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved