Breaking News:

Sebut Ada Peningkatan Pengunjung di Malioboro, PPMAY Dukung Program Vaksinasi Covid-19

Paguyuban Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY) menyebut adanya peningkatan jumlah pengunjung pasca pelaksanaan vaksinasi Covid-19

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadlan
Suasana keramaian Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (11/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paguyuban Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY) menyebut adanya peningkatan jumlah pengunjung pasca pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang menyasar pelaku usaha dan pekerja informal di kawasan Malioboro.

"Ada sedikit kenaikan waktu hari libur, sedangkan hari biasa jarang ada wisatawan ke Malioboro dan Jalan Ahmad Yani," terang Koordinator PPMAY, KRT Karyanto Purbo Husudo, Jumat (12/3/2021).

Karyanto mengungkapkan, setelah menjalani vaksinasi, semua pelaku ekonomi di kawasan Malioboro bisa merasa tenang selama berjualan.

Baca juga: Sebanyak 10.860 Pedagang Pasar di Gunungkidul Masuk dalam Pendataan Penerima Vaksin COVID-19

Selain itu, dengan adanya upaya vaksinasi juga diharapkan membuat wisatawan merasa aman dari penularan Covid-19 di ikon Kota Yogyakarta tersebut.

Oleh sebab itu PPMAY menyatakan dukungannya terhadap program vaksinasi.

"Termasuk semua pertokoan aman dikunjungi oleh semua wisatawan domestik dan turis mancanegara," terangnya.  

Kendati alami peningkatan pengunjung, ketika kawasan Malioboro disterilkan dari kendaraan bermotor pada pukul 18.00-21.00 WIB, menurut Karyanto pengunjung Malioboro justru enggan mampir ke toko-toko.

"Pengunjungnya malah jalan-jalan di jalan aspal sedangkan lorong-lorong toko di Malioboro dan Ahmad Yani sepi melompong," jelasnya.

Baca juga: Khasiat Kayu Manis : Ampuh Turunkan Gula Darah dan Punya Efek Anti Diabetes Kuat

Sedikitnya 9.000 orang meliputi pemilik dan karyawan toko terdaftar untuk menerima vaksin Covid-19

Sebagian besar telah menerima suntikan dosis pertama saat pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.

"Masih ada yang belum divaksin pertama oleh karena antreannya kemarin terlalu panjang karena PPMAY dan keluarga besarnya serta stafnya ada 9.000 orang," jelasnya. (tro) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved