Pendidikan
Hasil ASPD Jadi Acuan PPDB, Sekolah: Asesmen Rasa UNBK
Disdikpora DIY segera menyelenggarakan asesmen standardisasi pendidikan daerah (ASPD) untuk jenjang SD dan SMP.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga (Disdikpora) DIY bersama dinas pendidikan masing-masing kabupaten/kota akan segera menyelenggarakan asesmen standardisasi pendidikan daerah (ASPD) untuk jenjang SD dan SMP.
Kepala SMPN 9 Yogyakarta, Sugiharjo, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan dan persiapan dalam rangka menyelenggarakan ASPD pada 5-8 April 2021.
"Seperti yang menjadi arahan dinas pendidikan, kami sudah koordinasi dan mempersiapkan dengan dinas pendidikan," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (11/3/2021).
Sugiharjo melanjutkan, yang mengikuti ASPD merupakan siswa kelas 9. Ia mengakui bahwa hasil ASPD kelak bisa digunakan untuk masuk dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang selanjutnya, dalam hal ini SMA.
Baca juga: Orang Tua Siswa Sambut Baik Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di 10 Sekolah di DI Yogyakarta
"Jadi ini asesmen rasa UNBK. Satu tujuannya untuk pemetaan dan satu lagi PPDB. Sekaligus memotivasi anak belajar," ungkapnya.
Sugiharjo menerangkan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke orang tua dan siswa terkait persiapan tes pendalaman materi (TPM).
TPM sendiri dilakukan dalam rangka mempersiapkan anak menghadapi ASPD.
"Kami sudah mempersiapkan ASPD pakai daring. Dalam rangka mempersiapkan anak belajar," imbuhnya.
Menurutnya, jika ASPD kelak harus dilakukan secara tatap muka di sekolah, maka pihaknya akan membagi siswa menjadi 2 sif.
Masing-masing sif akan berisi maksimal 50 persen dari kapasitas ruang yang dimiliki sekolah.
"Per kelas mungkin kami persiapkan 17 siswa. Tiga laboratorium kami pecah jadi 2. Kami juga memperpanjang kabel-kabel supaya aman," ungkapnya. ( Tribunjogja.com )