Breaking News:

Pemkab Klaten Inisiasi Gerakan Guru Tonggo agar Siswa Belajar Maksimal selama Pandemi Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memaksimalkan gerakan guru tonggo agar peserta didik

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kepala Dinas Pendidikan Klaten Wardani Sugiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/3/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memaksimalkan gerakan guru tonggo agar peserta didik di daerah itu tetap mendapatkan materi pembelajaran secara maksimal.

Adapun konsep dari gerakan guru tonggo ini semua guru-guru yang ada di Klaten melakukan pendampingan belajar kepada siswa-siswi yang ada di sekitar tempat tinggalnya secara berkelompok.

"Kita buat pendampingan dan bimbingan bagi wilayah yang zona hijau. Jadi konsep gerakan guru tonggo ini siapapun siswa adalah siswa kita dan siapapun guru adalah guru kita," ujar Kepala Dinas Pendidikan Klaten Wardani Sugiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Sebanyak 1.212 Padukuhan di Sleman Dikebut Tersambung Fasilitas Internet Gratis 

Menurutnya, pendampingan belajar bagi setiap peserta didik akan dilakukan sesuai dengan materi pembelajaran yang seharusnya siswa dapatkan.

Sementara khusus bagi kelas 1, 2 dan 3 Sekolah Dasar (SD) bakal memperoleh pendampingan belajar membaca dan menulis.

"Hal ini penting agar setiap siswa kelas 1 yang naik nanti ke kelas 2 dia benar-benar sudah bisa membaca dan menulis. Jangan sampai karena covid-19 kualitas pendidikan jadi berkurang," tegasnya.

Ia menerangkan, konsep gerakan guru tonggi tersebut setiap guru bisa melalukan pendampingan dan bimbingan pendidikan kepada semua siswa dari sekolah manapun.

"Misal guru ini mengajar di daerah Kemalang, tapi dia tinggal di Kalikotes, jadi guru ini tidak perlu jauh-jauh ke Kemalang, cukup dia memberikan pelajaran bagi siswa-siswi yang ada di sekitar tempat tinggalnya saja," jelasnya.

Baca juga: Sempat Dua Kali Tak Lolos Skrining, Wali Kota Yogyakarta Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Diakui Wardani program itu juga telah ia keluarkan surat edarannya melalui surat edaran (SE) nomor 420/0511/56/12 tentang gerakan guru tonggo.

"Dalam SE itu juga telah kita sebutkan jika ya g bisa melakukan gerakan itu hanyalah guru yang tinggal di zona hijau Covid-19. Sementara bagi yang ada di zona merah wajib untuk memaksimalkan pendampingan secara daring," imbuhnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved