Breaking News:

Sempat Nol Kasus Baru Covid-19, Kepala Dinkes Gunungkidul: Potensi Penularan Tetap Ada

Kabupaten Gunungkidul sempat mencatatkan nol kasus baru COVID-19 pada Selasa (02/03/2021) lalu. Namun di Kamis (04/03/2021)

TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kabupaten Gunungkidul sempat mencatatkan nol kasus baru COVID-19 pada Selasa (02/03/2021) lalu.

Namun di Kamis (04/03/2021) justru kembali terdapat penambahan.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan potensi penularan di masyarakat tetap ada.

"Meski sempat nol kasus baru bukan berarti tidak ada," katanya pada wartawan, Kamis (04/03/2021).

Baca juga: Mengenal Kopi Magelang, Sensasi Rasa Sayuran Dalam Setiap Seduhannya 

Menurutnya, kondisi tersebut bergantung pada proses 3T (tracing, testing, treatment) yang dilakukan oleh petugas kesehatan di lapangan.

Itu sebabnya Dewi mengimbau masyarakat untuk tidak lengah.

Kendati begitu, ia mengakui saat ini kasus COVID-19 di Gunungkidul menunjukkan tren penurunan dan mulai melandai. Kebijakan PTKM pun disebut berpengaruh.

"Saat ini yang kami upayakan bagaimana penyebaran kasusnya bisa lebih terkendali," jelas Dewi.

Ia juga mengungkapkan jika status epidemiologi Kabupaten Gunungkidul saat ini masih zona merah. Adapun kondisi tersebut tidak terjadi pada tingkat RT, mengingat indikator yang digunakan berbeda.

Per 4 Maret ini, Kabupaten Gunungkidul mencatatkan 1.976 kasus COVID-19 secara kumulatif. Terdapat tambahan 7 kasus baru, 30 kasus sembuh, dan 2 kasus meninggal dunia hari ini.

"Total terdapat 100 kasus dalam perawatan, 1.780 kasus sembuh, dan 96 kasus meninggal dunia," ungkap Dewi.

Baca juga: Bulan Ini Vaksin Covid-19 AstraZeneca Tiba di Indonesia, Presiden Jokowi: Jumlahnya 4,6 Juta Dosis

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul telah memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap II. Sasarannya adalah petugas pelayanan publik, di mana tenaga pengajar jadi prioritas.

Kabid SMP, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Kiswara optimis vaksinasi akan semakin memantapkan persiapan belajar tatap muka. Rencananya akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.

"Guru-guru bisa lebih percaya diri saat berhadapan dengan pelajar nanti, karena merasa lebih terlindungi," katanya. (alx)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved