Breaking News:

Sekolah Khawatirkan Pemberian Bantuan Kuota Umum, Anak Belum Bisa Mengontrol Pemakaian

Anak dikhawatirkan belum mampu mengontrol diri dalam pemakaian kuota umum, meskipun sudah didampingi oleh orangtua

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Muhammad Fatoni
Telkomsel
Paket Kuota Belajar 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan kembali meluncurkan bantuan kuota belajar untuk guru, dosen, mahasiswa, dan pelajar.

Terdapat perbedaan antara bantuan kuota 2020 dan 2021. Salah satunya, besaran kuota 2021 lebih kecil, namun seluruhnya merupakan kuota umum. Sementara, bantuan kuota 2020 terbagi menjadi kuota umum dan kuota belajar.

Sebagai contoh, pada 2020 bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapat bantuan kuota 35 GB dengan rincian 30 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum. Sementara, pada 2021 akan diberikan kuota sebesar 10 GB berupa kuota umum saja. 

Hal ini mendapat catatan kritis dari pihak sekolah.

Kepala SMPN 9 Yogyakarta, Sugiharjo, mengatakan pada dasarnya pihaknya mengikuti kebijakan tersebut karena dinilai sudah melalui evaluasi dan sampel dari pelaksanaan sebelumnya. 

Namun, secara pribadi dirinya tetap merasa penting adanya kuota belajar.

Sebab, menurutnya, anak belum mampu mengontrol diri dalam pemakaian kuota umum.

Meskipun sudah didampingi oleh orangtua dengan ketat, hal itu masih dapat terjadi. 

"Sebenarnya kalau kami pribadi senang kalau banyak kuota belajarnya. Kalau kuota umum namanya anak akan tetap memanfaatkan kuota itu untuk yang umum. Walaupun didampingi sekuat apa pun," ucapnya. 

"Dalam kondisi seperti ini juga sulit tanpa pendampingan orang tua. Ketika anak pegang HP, tahunya anak itu mengerjakan tugas. Di satu sisi ada kejenuhan pada anak," lanjutnya. 

Hingga kini, Sugiharjo menuturkan, belum ada sosialisasi resmi yang dilakukan ke sekolah terkait mekanisme bantuan kuota 2021.

"Belum ada informasi resmi atau sosialisasi. Kami juga baru lihat di publikasi dan media sosial," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved