BI DIY Prediksi Pertumbuhan Ekonomi DIY Akan Positif pada Triwulan Kedua 2021
Berdasarkan data BPS DIY pertumbuhan ekonomi masih mengalami kontraksi hingga Triwulan IV 2020 sebesar 2,69 persen.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Karena DIY sendiri, termasuk wilayah yang memiliki SDM yang tinggi dan bagus.
"Ya, mungkin yang paling cocok dikembangkan seperti industri kreatif, start up, atau juga bisa bisnis rumah sakit seperti di Penang. Tentu, kalau ini bisa dilakukan dan dikembangkan ke depannya pertumbuhan di sini akan terus membaik," ungkapnya.
Sedangkan dari sisi pemerintah daerah sendiri, menurutnya Pemda DIY harus bisa memantik untuk menarik para investor menanamkan modalnya.
Karena, pemerintah harus bisa menjadi penggerak perekonomian.
"Meskipun peran pemerintah tidak begitu besar dalam PDRB hanya sebesar 17 persen, namun sangat dibutuhkan untuk menggaet pihak swasta agar mau berinvestasi," ujarnya.
Lalu dari sisi ekspor dan impor, BI DIY bersama Pemda DIY sudah berkoordinasi dengan pihak terkait mulai dari jasa penerbangan hingga instansi perdagangan untuk mengoptimalkan Bandara YIA.
Karena, ke depannya Bandara YIA akan menjadi pusat untuk menampilkan produk-produk unggulan milik UMKM yang berstandar tinggi untuk dipasarkan secara ekspor.
"Kalau semua faktor-faktor ini, bisa terealisasi dengan baik. Tentunya, akan memudahkan pemulihan ekonomi pada tahun ini," urainya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/deputi-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-diy-miyono.jpg)