Breaking News:

Wali Kota Magelang Membuka Aduan Layanan Masyarakat, Tak Segan Bagikan Nomor Pribadinya

Dirinya membuka diri kepada masyarakat agar menyampaikan keluh kesah terhadap layanan publik langsung kepadanya. 

Istimewa
Wali Kota Magelang M Nur Aziz didampingi Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur dan Sekda Joko Budiyono pada coffee morning rapat koordinasi dengan seluruh Kepala OPD, BUMD, Lurah, MKKS dan jajaran lainnya se-Kota Magelang, di Aula Adipura Kencana, kompleks kantor Wali Kota Magelang, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Wali Kota Magelang, M Nur Aziz membuka nomor aduan layanan masyarakat kepada publik Kota Magelang.

Dirinya membuka diri kepada masyarakat agar menyampaikan keluh kesah terhadap layanan publik langsung kepadanya. 

Hal itu selaras seperti yang dilakukannya sewaktu menjadi dokter di Pemalang.

Saat itu dia mengaku terbuka selama 24 jam jika sewaktu-waktu dihubungi oleh masyarakat. 

Aziz menceritakan, di Pemalang, ia dikenal sebagai dokter yang mudah dihubungi 24 jam serta mudah memberikan konsultasi kepada pasien. 

Baca juga: Berbincang Serius dengan Presiden Jokowi di Stasiun Klaten, Bupati Sri Mulyani Minta Hal Ini

Setelah menjadi Wali Kota Magelang, ia pun membuka lebar pintu diskusi dan komunikasi bagi siapapun yang menginginkan melalui nomor handphone pribadinya di 081326213445.

"Kita ini, terutama saya dan Pak Wakil, harus memberi contoh. Masyarakat kini butuh contoh. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat sangat dibutuhkan saat ini," ucap Aziz. 

Hal lain yang tak kalah penting adalah kejujuran. Menurutnya, bekerja harus dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa. Ia pun mewanti-wanti jajarannya untuk bersikap jujur.

"Misalnya di UPT Metrologi. Soal timbangan petugas harus jujur, pertanggungjawabannya kepada Allah," tegasnya.

Aziz juga berpesan bahwa melayani masyarakat harus dengan tulus, dan senyum.

Tidak terkecuali petugas Satpol PP yang selama ini "galak" saat melaksanakan tugas di lapangan.

Menurutnya masyarakat yang diperlakukan baik maka mereka akan mendoakan yang baik pula.

Baca juga: Masih Banyak Ormas Tak Berizin, Pemkot Yogyakarta Bakal Gelar Pendataan Ulang

"Mulai sekarang dengan orang bawah harus senyum ya, jangan ngoyak-oyak, mulai sekarang tidak ada rakyat kecil yang merasa dioyak-oyak, pakai cara persuasif yang baik, jangan pakai penthungan," katanya.

Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur menambahkan, setiap hari seluruh pejabat di lingkungan pemerintah Kota Magelang harus elok dan loyal kepada pimpinan, serta bertanggungjawab terhadap pekerjaan yang diembannya.

"Mulai sekarang setiap hari kita harus APEL, artinya "Aku Pejabat Elok dan Loyal. Bukan "Aku Pejabat Elek dan Lalen". Semata-mata bekerja untuk mendapat ridho dan barokah dari Allah SWT," tutur Mansyur. (jsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved