Breaking News:

Berbincang Serius dengan Presiden Jokowi di Stasiun Klaten, Bupati Sri Mulyani Minta Hal Ini

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengungkap perbincangan yang ia lakukan dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat berbincang dengan Presiden Joko Widodo sesaat sebelum Jokowi memasuki mobil kepresidenan di Stasiun Klaten, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani mengungkap perbincangan yang ia lakukan dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) saat presiden tiba di Stasiun Klaten seusai menjajal Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta - Solo, Senin (1/3/2021).

Sebagaimana diketahui, Bupati Klaten terlihat perbincangan cukup serius dengan Presiden Jokowi saat orang nomor satu di Indonesia itu tiba di pintu kedatangan Stasiun Klaten.

Presiden dan rombongan tiba di Stasiun Klaten dalam rangka menjajal KRL Yogyakarta - Solo yang baru beroperasi sejak Februari 2021 lalu itu.

Baca juga: Masih Banyak Ormas Tak Berizin, Pemkot Yogyakarta Bakal Gelar Pendataan Ulang

Adapun Presiden dan rombongan berangkat dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Klaten.

Rombongan Presiden tiba di Stasiun Klaten lebih cepat dari jadwal yang direncanakan yakni sekitar pukul 11.26 WIB.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengungkap dua hal perbincangan yang ia sampaikan kepada Presiden Jokowi di Stasiun Klaten tersebut.

"Pak Presiden begitu turun langsung ingat kalau beliau ingin membantu membangunkan (merenovasi) Pasar Gede Klaten. Dulu kan beliau pernah berkunjung dan tadi bertanya, perkembangan pasar gedenya bagaimana," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani pada Tribun Jogja, Senin (1/3/2021).

Menurut Sri Mulyani, pihaknya langsung menjawab jika saat ini proses pembangunan Pasar Gede atau yang biasa disebut warga Klaten dengan Pasar Tiga Lantai itu sudah dalam proses perubuhan bangunan.

"Lalu saya minta langsung agar bapak Presiden membantu proses percepatannya langsung. Karena dimungkinkan pembangunannya itu tidak bisa jadi dalam satu tahun jadi pembangunan itu multi years," ucap Sri Mulyani.

Kemudian, lanjut Sri Mulyani, Presiden Jokowi langsung merespon hal tersebut dengan meminta Menteri Sekretaris Negara, Pratikno untuk menghubungi Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), Basuki Hadimuljono untuk menindaklanjuti percepatan pembangunan Pasar Gede itu.

"Trus bapak Presiden, saya nyuwun untuk dibantu proses percepatannya dan beliau tadi minta menteri sekretaris negara untuk dihubungkan ke menteri PUPR untuk proses percepatannya," ucapnya.

Baca juga: Soal Hak Siar untuk Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021, Ini Kata PT LIB

Selain itu, kata Sri Mulyani, pihaknya juga meminta bantuan Presiden Jokowi untuk membantu pembangunan jembatan di Dukuh Girpasang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

"Tadi juga minta pembangunan jembatan Girpasang. Sebenarnya pembangunannya sudah dianggarkan oleh APBN pada tahun 2020. Namun karena adanya pandemi Covid-19, akhirnya kena refocusing. Nah, tahun ini saya minta lagi, tadi Pak Gubernur (Jawa Tengah) juga bantu untuk bilang dan ngawalnya," imbuhnya.

Sri Mulyani pun berharap agar kedua permintaannya untuk percepatan pembangunan Pasar Gede dan jembatan Girpasang bisa terealisasi dengan cepat setelah kedatangan Jokowi ke Klaten.

"Semoga ini betul-betul bisa terealisasi pembangunannya dengan cepat," imbuh Sri Mulyani(Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved