Koperasi Diminta Bisa Beradaptasi dengan Cepat untuk Menghadapi Masa Pandemi
Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Dekopinwil) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta agar koperasi mampu beradaptasi
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Dekopinwil) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta agar koperasi mampu beradaptasi di masa pandemi.
Ketua Dekopinwil DIY, Syahbenol Hasibuan mengatakan, masa pandemi menjadi anomali bagi semua sektor terutama perekonomian.
"Dampak pandemi memaksa semua lini untuk cepat beradaptasi salah satunya koperasi. Apalagi, koperasi menjadi tempat simpan pinjam yang paling dekat dengan masyarakat. Tentu, sangat diharapkan tetap terjaga," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Senin (01/03/2021).
Baca juga: Ini Syarat Dapatkan Diskon PPN Rumah Tapak dan Rusun Hingga 100%
Ia menambahkan, tidak semua koperasi mengalami defisit likuiditas ataupun kerugian.
Sebaliknya, ada koperasi yang mampu memanfaatkan momen pandemi untuk meraup keuntungan.
"Beberapa koperasi anggota kami, berhasil membukukan SHU Surplus. Bahkan ada yang capain targetnya melebihi angka di tahun 2019 sebelumnya. Ini semua didapatkan karena adaptasi yang cepat baik dari sisi pelayanan hingga pembiayaan," ujarnya.
Sementara itu, menurut Kepala Seksi Kelembagaan dan Usaha, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Yudi Yusuf mengatakan, memang selama pandemi kondisi koperasi mengalami penurunan.
Baca juga: Edy Wahyudi Mengundurkan Diri Sebagai ASN, Disebut Tak Ada Kaitan dengan Kasus Dugaan Korupsi
"Jelas pengaruhnya ada, kemampuan koperasi dalam melayani kebutuhan anggotanya akan berkurang. Selain itu, anggota yang mempunyai kewajiban terhadap koperasi juga belum bisa memenuhi kewajiban karena usahanya yang tidak jalan. Bahkan ada yang menarik simpanannya untuk kebutuhan mendesak," ujarnya.
Namun, lanjut Yudi, tidak semua koperasi mengalami hal tersebut.
Masih ada koperasi yang masih terus berjalan membantu pembiayaan anggotanya.
"Tidak semua koperasi terdampak cukup dalam dari adanya pandemi ini. Harapan kami untuk tahun ini, koperasi secara keseluruhan bisa pulih kembali," tutupnya. (ndg)