Breaking News:

Kabupaten Magelang

Pedagang Pasar Tradisional di Kabupaten Magelang Segera Divaksin Covid-19

Pedagang di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Magelang akan divaksinasi Covid-19 tahap kedua bersama dengan pekerja publik dan lansia

Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Seorang penjual daging ayam potong di pasar Grabag 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pedagang di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Magelang akan divaksinasi Covid-19 tahap kedua bersama dengan pekerja publik dan lansia berusia di atas 60 tahun.

Namun demikian, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, masih menunggu kedatangan vaksin Sinovac dari Provinsi Jawa Tengah.

"Awal tahap kedua ini, kami baru menerima sekitar 1000 dari target 42 ribu vaksin. Karena itu, saat ini vaksinasi kami prioritaskan pada ASN yang bekerja melayani masyarakat termasuk media," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti beberapa waktu yang lalu.

Disampaikan Retno, vaksinasi covid-19 tahap kedua ini, diberikan kepada pekerja publik, termasuk media, atlet dan masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun. 

"Pedagang di pasar-pasar tradisional di wilayah ini juga termasuk akan divaksin pada tahap kedua ini. Berapa jumlahnya, dimana saja dan kapan, kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pasar. Namun untuk saat ini, kami masih menunggu sisa kedatangan vaksin tahap kedua ini," jelasnya.

Sementara sebanyak 14 pasien terkonfirmasi dinyatakan sembuh pada Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Haryanta Pastikan Keluarga Anggota Dewan Tak Dapat Jatah Vaksinasi DPRD DIY

Baca juga: PPKM Mikro Kabupaten Magelang, Sekda Sebut Tiap Desa Sudah Membuat Posko

Dengan tambahan ini, jumlah kumulatif pasien sembuh menjadi 8067 orang dari 8572 pasien terkonfirmasi di Kabupaten Magelang hingga saat ini.

"Semoga semakin banyak pasien terkonfirmasi yang sembuh. Di sisi lain, kita juga berharap tambahan pasien terkonfirmasi semakin hari semakin sedikit. Syukur kedepan sudah tidak ada lagi," harap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Untuk penambahan pasien terkonfirmasi sembuh hari ini, kata Nanda, lima di antaranya berasal dari Kecamatan Tempuran.

Kemudian tiga orang di Windusari dan Muntilan, serta satu orang dari Tegalrejo, Secang serta Bandongan.

Meski pasien terkonfirmasi yang sembuh terus bertambah, namun tambahan pasien terkonfirmasi baru juga bertambah setiap harinya.

Kali ini ada 21 pasien baru. Rinciannya, 5 dari Srumbung, 4 dari Kajoran, Windusari dan tiga orang dari Tempuran serta Grabag dan Candimulyo, masing-masing dua orang.

"Selain itu, juga ada satu orang dari Muntilan. Dengan tambahan ini, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi ada 8572 orang. Terdiri dari 258 dalam penyembuhan, 8067 sembuh dan 237 meninggal," ujarnya.

Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 26 orang. Namun ada 18 sembuh dan 2 orang alih status terkonfirmasi, berasal dari Muntilan dan Srumbung.

"Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 36 dirawat, 1408 sembuh, 38 isolasi mandiri dan 181 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinkser)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved