Breaking News:

Pendidikan

Pemda Kepulauan Bangka Belitung dan UGM Lanjutkan Kerja Sama 5 Tahun ke Depan 

Melalui ini, UGM dapat bekerja sama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk mentransferkan pengetahuannya pada warga Bangka Belitung.

TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Pemerintah Daerah Kepulauan Bangka Belitung dan Pimpinan UGM berfoto bersama usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua pihak, Kamis (25/2/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Bangka Belitung dan Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama, hari ini (Kamis, 25/2/2021).

Menurut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, kerja sama ini melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya untuk periode 5 tahun ke depan. 

Erzaldi berharap, dengan kerja sama ini UGM dapat bekerja sama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk mentransferkan pengetahuannya kepada masyarakat Bangka Belitung.

"Tentunya kehadiran UGM ini bukan sembarang universitas. Mereka tinggi rankingnya di Indonesia. Tentunya mereka menjadi influencer bagi masyarakat Bangka Belitung untuk lebih mengembangkan kemampuan mereka dalam segala hal," ucapnya seusai acara penandatanganan. 

Baca juga: Daftar Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrcis, UGM Peringkat Dua

"Dan tadi saya senang Pak Rektor menyampaikan untuk pendidikan pascasarjana baik S-2 maupun S-3 sudah by research dan ini memberi peluang dan pintu keterbukaan bagi masyarakat kami, para pegawai dan siswa kami, untuk dapat mengikuti kuliah by research ini," lanjut Erzaldi. 

Di samping itu, ungkapnya, pihaknya juga berharap UGM nantinya ada keterkaitan dengan UBB untuk melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) bersama. 

"KKN bersama ini penting, kelebihan yang dimiliki UGM tidak dimiliki oleh UBB. Tetapi kelebihan yang dimiliki UBB tidak dimiliki UGM. Kolaborasi ini harus dalam menyinergikan kepentingan masyarakat secara umum. Sehingga kerja sama ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kita," paparnya. 

Ia menambahkan, dengan begitu masalah-masalah yang ada di masyarakat dapat dicarikan solusinya.

Semisal, bagaimana mengembangkan budidaya cumi dan lobster sehingga bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. 

Baca juga: UGM dan WMP Yogyakarta Sabet Penghargaan MURI, Pelopor Penelitian Nyamuk ber-Wolbachia

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UGM, Prof Panut Mulyono menambahkan, kerja sama dengan Bangka Belitung sudah banyak dilakukan UGM.

Satu di antaranya tentang pengembangan mikroalga antara UGM dan UBB. Selain itu, juga KKN antara keduanya. 

"Tinggal harapannya nanti dikembangkan menjadi kerja sama-kerja sama yang lain," bebernya. 

Ia menjelaskan, dalam kerja sama pendidikan yang dilakukan, Pemda Kepulauan Bangka Belitung biasanya memberikan beasiswa untuk pegawai pemerintah dan siswa di sana untuk berkuliah di UGM

"Yang daerah inginkan lulusan dari SMA SMK itu ada yang bisa masuk ke UGM untuk menempuh pendidikan S-1. Juga ada pegawai Pemda yang mau lanjut S-2 misalnya. Ini menggunakan beasiswa dari Pemda karena ingin meningkatkan kapasitas SDMnya untuk mempercepat pengembangan daerah," terangnya. ( Tribunjogja.com

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved