Breaking News:

PPKM di Klaten

PPKM Berbasis Mikro di Klaten Akan Diperpanjang Sampai 8 Maret 2021

perpanjang PPKM berbasis mikro di Klaten lantaran pelaksanaan PPKM berbasis mikro pada jilid satu dinilai sukses mengurangi laju pertumbuhan Covid-19

TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronny Roekmito saat ditemui di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Klaten dijadwalkan bakal diperpanjang hingga 8 Maret 2021 mendatang.

Namun demikian, surat edaran (SE) terkait perpanjangan PPKM berbasis mikro itu belum dikeluarkan.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten masih menunggu turunnya surat edaran dari pemerintah provinsi Jawa Tengah.

"PPKM berbasis mikro akan diperpanjang sesuai instruksi pusat. Tapi kita masih menunggu edaran provinsi, mungkin hari ini atau besok keluar," ujar Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronny Roekmito saat ditemui di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (23/2/2021).

Ronny memaparkan, pertimbangan untuk memperpanjang PPKM berbasis mikro di Klaten lantaran pelaksanaan PPKM berbasis mikro pada jilid satu dinilai sukses mengurangi laju pertumbuhan Covid-19 di Klaten.

Hal itu pun terlihat dari status Klaten yang saat masih masih bertahan di zona orange dan mendekati ke zona kuning.

Adapun, dalam PPKM berbasis mikro jilid dua di Klaten, sebagian besar peraturannya masih sama dengan aturan yang tertuang dalam surat edaran sebelumnya.

Ia merinci, untuk pembukaan objek wisata baik itu kapasitas dan jam operasionalnya masih tetap sama, yaitu maksimal 30 persen dari kapasitas, serta diperkenankan beropersi hingga pukul 15.00 WIB.

Selain itu, pengaturan terkait jam operasional baik toko, rumah makan, kafe, dan sejenisnya hingga pukul 21.00 WIB, tetap diberlakukan.

Pembelajaran siswa-siswi di Kabupaten Klaten dalam lanjutan PPKM Mikro juga dilakukan secara daring.

"Aturan itu tetap sama, tidak ada perubahan, dalam perpanjangan PPKM Mikro Klaten nantinya," ujar Ronny.

Disinggung terkait pelaksanaan resepsi pernikahan di Kabupaten Klaten, direncanakan tidak dimasukan ke SE PPKM berbasis mikro jilid dua.

Sebab, pengaturan terkait resepsi pernikahan bakal dibuatkan SE Bupati secara terpisah dan seterusnya masing-masing Satgas Covid-19 kecamatan bakal menindak lanjuti SE tersebut.

"Aturan hajatan tidak dimasukan di SE Bupati Klaten tentang perpanjangan PPKM basis mikro ini, karena sudah kami membuatkan SE kemarin," tandasnya.

(*/mur/ Tribun Jogja )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved