Breaking News:

Kabupaten Bantul

Pemerintah Tak Punya Anggaran, 100 Ahli Waris Pasien Covid-19 di Bantul Batal Dapat Santunan

Keluarga yang meninggal dunia karena COVID-19 gagal mendapat santunan dari pemerintah.

istimewa
Ilustras pemakaman jenazah terindikasi COVID-19 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Keluarga yang meninggal dunia karena COVID-19 gagal mendapat santunan dari pemerintah.

Hal itu karena adanya keputusan penghapusan rencana pemberian bantuan yang termaktub dalam SE Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021.

Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul, Anwar Nur Fahrudin mengatakan ada sekitar 100 keluarga yang sudah terdata sebagai penerima santunan. 

Namun dengan adanya SE tersebut, dipastikan ahli waris tidak mendapat santunan.

Baca juga: Tindaklanjuti Perpanjangan PPKM Mikro, Pemkot Yogya Tunggu Instruksi Pusat dan Provinsi

Baca juga: Wakil Ketua DPRD DIY : Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Harus Diprioritaskan

"Sudah ada 100 keluarga yang kami ajukan ke provinsi. Mereka dipastikan tidak mendapat santunan. Besarannya Rp15juta,"katanya, Senin (22/02/2021).

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Kemensos RI, Sunarti, tertulis alasan penghapusan bantuan adalah karena tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris pada Kementerian Sosial RI. 

Dengan demikian, rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinas Sosial Provinsi/Kab/Kota tidak dapat ditindaklanjuti.

Anwar pun tak bisa berbuat banyak. Padahal usulan tersebut telah diajukan sejak 2020 lalu. 

"Kami masih berharap ada yang bisa cair. Namun, sepertinya tidak bisa,"pungkasnya. (Tribunjogja/Christi Mahatma Wardhani)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved