Breaking News:

Komunitas Pedagang dan PKL di Malioboro Dukung Pemkot Terapkan Sanksi Bagi yang Menolak Vaksin

Sejumlah paguyuban pedagang dan PKL di sepanjang kawasan Malioboro mendukung langkah Pemkot Yogyakarta yang akan menerapkan sanksi

SHUTTERSTOCK/Orpheus FX
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah paguyuban pedagang dan PKL di sepanjang kawasan Malioboro mendukung langkah Pemkot Yogyakarta yang akan menerapkan sanksi bagi koleganya yang menolak vaksin Covid-19.

Sebab, mayoritas pelaku pariwisata menyambut baik proses imunisasi ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Yogyakarta tengah menggodok penerapan sanksi bagi pedagang yang menoak divaksin.

Baca juga: Sekda DIY Enggan Berkomentar Banyak Seusai Diperiksa KPK di Polres Sleman Hari Ini

Yakni, dengan mewajibkan menunjukkan surat keterangan sehat, atau hasil swab antigen setiap tiga hari sekali, sebagai syarat beraktivitas, atau berjualan.

Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima Malioboro-Ahmad Yani (Pemalni), Slamet Santoso menyampaikan, sampai saat ini pihaknya memang belum mendapat sosialisasi mengenai wacana tersebut.

Tapi, demi kebaikan bersama, paguyuban pun mempersilakan pemerintah menerapkannya.

"Pemalni mendukung adanya sanksi. Proses vaksin ini kan kewajiban kita bersama, sehingga saya kira sangat penting. Kita sudah sosialisasiken ke anggota ya, vaksinasi ini demi kesehatan kita juga," terangnya, Senin (22/2/2021).

Ia mengungkapkan, dari Pelmani terdapat lebih kurang 440 pedagang yang terdata untuk mengikuti proses vaksinasi ini, yang dilakukan sejak pekan lalu.

Dari jumlah itu, mereka yang menolak vaksin hanya sebagian kecil saja.

"Ada satu, atau dua yang menolak. Tapi, sudah kami berikan pemahaman. Saya kumpulkan pengurus-pengurusnya, untuk ikut mensosialisasikan ke anggota. Nah, setelah itu paham, mereka akhirnya bersedia divaksin," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved