Breaking News:

Pertolongan Pertama

Penting! Ini Langkah Pertolongan Pertama pada Korban Patah Tulang

Berikut ini merupakan langkah-langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk menolong orang yang mengalami patah tulang

Shutterstock
Ilustrasi kondisi gawat darurat medis. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mungkin Anda secara tiba-tiba mendapati orang lain kecelakaan hingga menyebabkan patah tulang. Pertolongan apa yang pertama harus Anda lakukan untuk meminimalisir dampaknya?

Sebagai informasi, fraktur adalah patah tulang yang memerlukan bantuan medis. Jika patah tulang disebabkan oleh trauma atau cedera besar, hubungi segera layanan nomor darurat setemapt.

Juga hubungi bantuan darurat jika:

  • Orang tersebut tidak responsif, tidak bernapas, atau tidak bergerak. Mulailah CPR jika tidak ada pernapasan atau detak jantung.
  • Ada pendarahan hebat.
  • Bahkan tekanan atau gerakan lembut menyebabkan rasa sakit.
  • Tungkai atau sendi tampak cacat.
  • Tulangnya menembus kulit (patah tulang terbuka)
  • Ekstremitas lengan atau tungkai yang cedera, seperti jari kaki atau jari, mati rasa atau kebiruan di ujungnya.
  • Anda menduga ada tulang yang patah di leher, kepala, atau punggung.
    Jangan memindahkan orang tersebut kecuali jika perlu untuk menghindari cedera lebih lanjut.

Baca juga: Pertolongan Pertama Menyelamatkan Orang yang Tersengat Listrik

Baca juga: Penting! Ini Langkah Pertolongan Pertama untuk Orang yang Pingsan

Lakukan tindakan ini segera sambil menunggu bantuan medis:

  • Hentikan pendarahan. Tekan luka dengan perban steril, kain bersih, atau pakaian bersih.
  • Lemaskan atau bebaskan area yang terluka. Jangan mencoba meluruskan kembali tulang atau mendorong tulang yang menonjol ke dalam. Jika Anda telah terlatih dalam cara membidai dan bantuan profesional tidak tersedia, gunakan bidai ke area di atas dan di bawah lokasi fraktur. Melapisi belat dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan.
  • Oleskan kompres es untuk membatasi pembengkakan dan membantu meredakan nyeri. Jangan mengoleskan es langsung ke kulit. Bungkus es dengan handuk, kain atau bahan lainnya.
  • Rawat. Jika orang tersebut merasa pingsan atau bernapas dengan napas pendek dan cepat, baringkan orang tersebut dengan kepala sedikit lebih rendah dari batang tubuh dan, jika mungkin, angkat bagian kakinya. (*/Mayo Clinic)
Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved