Kabupaten Sleman

Peringatan Dini Banjir, BPBD Sleman Siagakan Posko 24 Jam

BPBD Sleman menyiagakan posko 24 jam dan melibatkan semua personel dan peralatan lengkap. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mewaspadai peringatan dini bahaya banjir mulai 18 -19 Februari dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Satu di antara langkahnya dengan menyiagakan posko 24 jam dan melibatkan semua personel dan peralatan lengkap. 

"Kita siapkan posko 24 jam, dengan semua personel dan peralatan lengkap. Kita memiliki 40 personel ditambah relawan yang ada di Kabupaten Sleman," kata Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto, ditemui Kamis (18/2/2021). 

Joko mengatakan, pihaknya sudah menggelar apel relawan sebagai langkah persiapan dini menghadapi potensi bencana.

Bahkan, apel dilakukan sebelum datang musim penghujan.

Baca juga: Hadapi Potensi Bencana Banjir di DI Yogyakarta, Pemda DIY Siapkan Langkah Antisipasi

Menurut dia, Kabupaten Sleman memiliki 2.500 relawan.

Mereka tersebar di 86 Kalurahan dan tergabung dalam 52 komunitas. 

Semua relawan tersebut disatukan dalam Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKKS).

Tujuannya, untuk memudahkan komunikasi dan tukar informasi.

Menurut Joko, mereka bersedia dan siap membantu, apabila sewaktu-waktu di wilayah Bumi Sembada terjadi bencana. 

Bahkan, untuk mempercepat penanggulangan Bencana, semua wilayah sudah dipetakan.

Misalnya, terjadi bencana di wilayah barat maupun timur.

Maka dikordinasikan dengan relawan terdekat.

"Komunikasi kita dengan para relawan sudah sangat baik," ungkapnya. 

Menurut Joko, wilayah Kabupaten Sleman dilalui oleh sejumlah sungai.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved