Drama Korea
SINOPSIS Drama Korea Mr. Queen Episode 20: Persatuan Hidup Raja dan Ratu Bersama
Drama Korea Mr Queen memasuki episode 20. Raja Cheoljong dan Ratu Kim So Young semakin dekat. Mereka bahkan merencanakan aksi bersama untuk menumpas
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Drama Korea Mr Queen memasuki episode 20. Raja Cheoljong dan Ratu Kim So Young semakin dekat.
Mereka bahkan merencanakan aksi bersama untuk menumpas kejahatan di istana.
Simak sinospsi drama Korea Mr Queen episode 20:
Hari yang ditentukan telah tiba, penobatan raja baru akhirnya tiba.

Raja dan ratu akhirnya berhasil melewati para penjaga istana yang diutus oleh Kim Jwa Geun.
Kehadiran raja tentu mengejutkan orang-orang di istana terutama yang selalu berada di pihak raja.
Kini, istana sudah dikendalikan oleh Kim Jwa Geun dan Ibu Suri Agung Sunwon.
Untuk menggagalkan rencana tersebut, raja dibantu oleh orang-orang yang selama ini telah dipersiapkan oleh raja yang disebut Bandit Donghak.
Sementara, Kim Jwa Geun memerintahkan anak buahnya untuk membunuh raja dengan menggunakan pistol jika raja muncul di acara penobatan.

Tak lama kemudian, raja dan ratu muncul untuk melawan para prajurit yang berada di pihak Kim Jwa Geun.
Namun, tampaknya raja terlambat karena lonceng penobatan sudah dibunyikan. Akan tetapi, saat penobatan berlangsung, Kim Jwa Geun dan Ibu Suri Agung Sunwon kehilangan Royal seal yang akan diberikan kepada raja baru.
Akan tetapi, ratu memberi tahu raja bahwa penobatan masih belum sepenuhnya berjalan dengan baik.
Ia mengatakan bahwa Royal seal yang harusnya diberikan kepada raja baru sudah disembunyikan oleh Kim Hwan.

Kerajaan semakin kacau, saat para Dayang Choi, Pelayan Hong Yeon dan para Bandit Donghak melemparkan bola asap ke arah penjaga kerajaan.
Acara penobatan raja baru pun kini berubah menjadi pertumpahan darah antara pihak Raja Cheoljong dan pengikut klan Andong Kim.
Ibu Suri Agung Sunwon tampak murka karena gagal melakukan penobatan raja baru.
Sementara itu, saat raja dan ratu akan memasuki ruangan penobatan, keduanya tampak menguatkan satu sama lain.

Di tengah perjalanan, Kim So Yong melihat Sal Soo membawa pistol yang siap melepaskan pematiknya ke arah Raja Cheoljong.
Kim So Yong pun akhirnya reflex melindungi raja. Kala itu, suara tembakan membuat kaget Ibu Suri Agung Sunwon dan Kim Jwa Geun.
Bahkan, Kim Jwa Geun mengira sudah mendapatkan sasarannya.
Di sisi lain, sang ratu meyakinkan raja bahwa dirinya baik-baik saja. Ia justru menyuruh raja untuk segera menangkap Kim Jwa Geun.

Sayangnya, saat raja mencoba menolong ratu, raja pun terkena tembakan Sal Soo tepat di jantungnya.
Melihat raja terjatuh, Kim So Yong sempat menitihkan air mata dan sekilas ia merasakan kesakitan.
Saat itulah sepertinya Jang Bong Hwan meninggalkan tubuh Kim So Yong.
Padahal, Jang Bong Hwan masih ingin menyelamatkan Raja Cheoljong dari para penghinat istana.
Namun, takdir mengantarkan pada Jang Bong Hwan untuk kembali ke era modern.

Tentu, saat itu Jang Bong Hwan berusaha kabur dan mencari tahu apa yang terjadi di era Jeoson melalui buku sejarah.
Sementara, Ratu Kim So Yong menyadari bahwa kini Jang Bong Hwan pergi meninggalkan tubuhnya.
Kala itu, Ratu Kim So Yong melihat Raja Cheoljong tergeletak disebelahnya. Ia tampak khawatir dengan kondisi sang raja.

Mendengar suara ratu, raja pun tersadar dan berusaha bangun untuk melindungi ratu.
Ia pun langsung berhadapan dengan Kim Jwa Geun dan saling meluapkan emosinya.
Meski kondisi raja tidak begitu baik, ia berhasil mengalahkan Kim Jwa Geun. Namun, hati raja begitu besar hingga ia tidak tega untuk membunuhnya.

Raja hanya ingin melihat Kim Jwa Geun tersiksa sepanjang hidupnya.
Setelah melewati masa kritisnya, raja dan ratu pun memulai hidup yang baru.
Tampaknya perubahan sejarah itu membuat kehidupan Jang Bong Hwan pun berubah.
Kisah Jang Bong Hwan masuk ke rumah sakit pun berubah lanatan ia berhasil membantu kehidupan ratu.
Sementara itu, Ratu Kim So Yong menyadari bahwa kini dirinya berbeda terutama sejak ia menikah dengan Raja Cheoljong.

Bahkan, ratu melihat batu yang bertuliskan nama Jang Bong Hwan yang pernah berada di kerajaan itu.
Ratu sangat berterimakasih atas kebaikan Jang Bong Hwan lantaran ia membantunya keluar dari tangan Ibu Suri Agung Sunwon.
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )