Breaking News:

Belajar di Rumah (BDR) Masih Berlanjut, Orang Tua di DI Yogyakarta Khawatir Anak Kecanduan Gawai

Berbagai kendala ternyata masih banyak ditemui, bahkan semakin lamanya BDR menimbulkan permasalahan baru di mata sebagian orang tua.

Tangkapan Layar
Webinar Sonjo Jogja #44 dengan tema Belajar Pada Masa Pandemi di Tengah Himpitan Ekonomi, Minggu (14/2/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hampir satu tahun terakhir sistem belajar di rumah (BDR) diterapkan.

Proses adaptasi masih harus terus dilakukan baik bagi siswa, guru, dan orang tua. 

Berbagai kendala ternyata masih banyak ditemui, bahkan semakin lamanya BDR menimbulkan permasalahan baru di mata sebagian orang tua.

Sebagaimana diungkapkan, Warto, salah satu orang tua siswa SD di Gunungkidul.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini mengatakan, awalnya ia sangat menyetujui kebijakan BDR yang diterapkan pemerintah.

Baca juga: Jumlah Kunjungan di Pantai Glagah Kulon Progo Selama Imlek Lebih Sedikit Dari Libur Nataru 2021

Sebab, ia pun khawatir dengan penularan Covid-19 di masa-masa awal. 

Namun, seiring berjalannya waktu, pada 1-2 bulan BDR diterapkan mulai muncul kebosanan pada anak-anaknya. 

Ia mengungkapkan, sebagai orang tua mau tidak mau harus membelikan dan mengadakan alat penunjang BDR, yaitu gawai, untuk anak-anaknya. 

Sayangnya, hal itu ternyata menimbulkan efek negatif di sisi lain.

Halaman
123
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved