Penuhi 8 Tuntutan, Suporter PSS Sleman BCS Resmi Mencabut Boikot

Suporter tim sepak bola PSS Sleman telah mencabut boikot yang dilakukan sejak 2019 lalu.

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dokumentasi PSS Sleman
Pertemuan PT PSS dan BCS. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Suporter tim sepak bola PSS Sleman telah mencabut boikot yang dilakukan sejak 2019 lalu.

Pencabutan ini diumumkan langsung melalui media sosial BCS Twitter dan Instagram, Rabu (10/2/2021).

"Boikot terhadap PSS dicabut," tulis BCS di Twitter @BCSxPSS_1976.

Beberapa alasan pencabutan boikot dipaparkan BCS antara lain, pembenahan dan perkembangan positif di pihak manajemen dinilai BCS telah terpenuhi.

Banyak Manfaat Kesehatan Puasa Senin Kamis, Mulai Mengatasi Gula Darah Hingga Jerawat

Adapun pihak PSS telah memenuhi delapan tuntutan yang telah diwujudkan dan dilaksanakan oleh manajemen PT PSS.

"Mari saudara semua kita rapatkan barisan. Serta kawal terus realisasi 8 tuntutan yang sudah kita layangkan, terbanglah Super Elja-ku," tulis BCS diakhir utasnya.

Sebelumnya telah dilakukan pertemuan antara perwakilan BCS dengan PT PSS, dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT PSS, Marco Garcia Paolo, Selasa (9/2/2021).

“Silaturahmi dengan BCS yang merupakan mitra dan keluarga PSS menjadi momentum baik mempertemukan beberapa hal yang bisa dikembangkan. Kami sangat senang dan bersyukur sudah mendapatkan apresiasi dari suporter,” ujar Marco.

Pertemuan itu dihadiri oleh Direktur Operasional PT PSS Hempri Suyatna dan Direktur Bisnis dan Komersial Yoni Arseto serta perwakilan BCS dan beberapa koordinator sezione BCS.

Dalam pertemuan itu dibahas tentang delapan tuntutan yang disampaikan pada 2019 dan hasil Forum Besar BCS 2020 lalu.

“Seperti pernah disampaikan sebelumnya, bagi PT PSS sikap kritis BCS sebenarnya bukanlah tuntutan, tapi merupakan program kerja bagi manajemen. Itu yang memang seharusnya dilakukan untuk menjadikan PSS jauh lebih baik,” papar Marco.

Ia juga menambahkan bahwa dari delapan tuntutan itu secara tidak langsung dan langsung sudah terpenuhi.

Selain soal progres perbaikan di manajemen, pertemuan itu juga membicarakan masa depan apa yang akan dicapai.

Selanjutnya, Marco mengaku jika PT PSS sudah membuat gambaran rancangan apa yang hendak dicapai kedepannya sampai tahun 2023.

Kapolri Lepas 40.366 Bhabinkamtibmas Sebagai Tracer Penyebaran Covid-19

Adapun manajemen melihat program dari PT PSS dan BCS, terdapat titik temu potensi kolaborasi untuk coba dikembangkan.

“PT PSS sendiri akan coba lebih banyak berdiskusi dengan teman-teman di BCS melalui Departemen Media dan Stakeholders. Sehingga akan terlihat lebih sinkron program yang akan dijalani sampai 2023,” jelas Marco.

Sementara itu, Jaguar Tominangi alias Jenggo selaku perwakilan BCS yang turut hadir merasa senang dan berterima kasih atas pertemuan yang sudah berlangsung dengan PT PSS.

“Kami mengapreasiasi sekali, luar biasa, apa yang sudah dilakukan oleh manajemen saat ini. Apa yang diinginkan oleh suporter dengan delapan Tuntutan dan hasil Forum Besar bisa diwujudkan dan dilaksanakan oleh manajemen. Ini merupakan hadiah di ulang tahun BCS yang ke-10,” kata Jenggo. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved