Breaking News:

Jawa

Klaten Berlakukan PPKM Berbasis Mikro, Wiwit Jam Songo Bengi Ora Lungo Juga Berlanjut

Untuk pelaksanaan PPKM berbasis mikro di Klaten, jam operasional usaha kuliner masih tetap dibatasi hingga pukul 20.00.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Penampakan Alun-alun Klaten saat malam hari ketika diberlakukannya PPKM tahap kedua beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Surat Edaran (SE) mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Klaten, resmi diteken oleh Bupati Sri Mulyani dan berlaku mulai 9 hingga 22 Februari 2021.

Dalam SE bernomor 443.5/034 itu terdapat sejumlah poin yang ditetapkan.

Beberapa diantaranya yakni, seluruh komponen masyarakat tetap melaksanakan gerakan wiwit jam songo bengi ora lungo.

Selain itu, semua objek wisata baik wisata alam, air, budaya hingga religi tetap diizinkan untuk dibuka namun hanya terbatas.

PPKM Membuahkan Hasil, Klaten Masuk Zona Oranye, Tinggalkan Zona Merah Setelah 11 Pekan Bertahan

Maksimal 30 persen dari kapasitas maksimal dan pembukaan hanya sampai pukul 15.00.

Untuk pelaksanaan resepsi pernikahan, juga diizinkan namun dengan pembatasan tamu sebesar 50 persen dari kapasitas ruangan.

Untuk hiburan pada resepsi pernikahan itu juga diizinkan.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito, membenarkan jika telah terbitnya SE PPKM berbasis Mikro itu.

"Iya betul surat edaran (PPKM berbasis mikro) sudah keluar dan berlaku mulai 9 hingga 22 Februari 2021," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Rabu (10/2/2021).

Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan, Polres Klaten Kembali Bagikan 7.100 Masker

Surat edaran PPKM berbasis mikro di Klaten itu, berpedoman kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 3 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Untuk pelaksanaan PPKM berbasis mikro di Klaten, jam operasional usaha kuliner masih tetap dibatasi hingga pukul 20.00.

Kemudian, dari pukul 20.00 hingga pukul 21.00 hanya diizinkan menjalani pembelian untuk dibungkus.

Selanjutnya, untuk pusat perbelanjaan seperti toko, mall hingga warung hanya diizinkan buka hingga pukul 21.00.

Dalam melakukan kegiatan perdagangan juga diminta untuk melaksanakan protokol kesehatan seperti jaga jarak dan pakai masker. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved