Breaking News:

PPKM

PPKM Membuahkan Hasil, Klaten Masuk Zona Oranye, Tinggalkan Zona Merah Setelah 11 Pekan Bertahan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga dua kali di Kabupaten Klaten mulai membuahkan hasil.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga dua kali di Kabupaten Klaten mulai membuahkan hasil.

Pasalnya, mulai hari ini, Senin (8/2/2021) Klaten berhasil keluar dari status zona merah atau resiko tinggi COVID-19 yang telah disandang sejak 11 minggu terakhir.

Saat ini, Klaten berada di zona oranye atau resiko sedang penularan COVID-19.

Evaluasi PSTKM di Sleman, Kasus Harian Covid-19 Menurun, Angka Kematian Masih Tinggi 

"Alhamdulillah, PPKM kita kan dua kali. dari laporan pak asisten dan kepala dinas kesehatan kemarin, kita 11 minggu ada di zona merah resiko tinggi dan sekarang kita masuk zona oranye ke resiko sedang," ujar Bupati Klaten Sri Mulyani pada awak media di RSUD Bagas Waras, Senin (8/2/2021).

Atas fakta itu, lanjut Mulyani, pihaknya tidak akan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dan akan terus menegakkan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

"Ini tentunya kan bagus dengan diberlakukannya PPKM, kedepan akan kita maksimalkan lagi program-program untuk penegakan disiplin untuk ke bawah," sambungnya.

Sri Mulyani menjelaskan, keberhasilan Klaten keluar dari zona merah juga merupakan dampak gerakan wiwit jam songo bengi ora lungo yang merupakan inovasi dari gerakan Jateng di rumah saja.

Ketua Satgas PP COVID-19 Klaten ini pun berencana untuk tetap menerapkan gerakan wiwit jam songo bengi ora lungo setiap akhir pekan guna mencegah penularan COVID-19 di Klaten.

Satpol PP, Dishub dan Polda DIY Bakal Razia Surat Rapid Antigen di Perbatasan DIY, Ini Jadwalnya

"Seperti yang pernah saya sampaikan, gerakan jateng di rumah 2 hari dengan inovasi saya wiwit jam songo bengi ora lungo nanti mungkin akan saya terapkan setiap akhir pekan sabtu dan minggu. Hal itu agar kita terus turun ke zona kuning dan zona hijau," tandasnya.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito membenarkan jika Klaten telah kluar dari status zona merah COVID-19 per hari ini.

"Iya betul, per hari ini kita sudah berada di zona oranye atau risiko sedang. Untuk angka kesembuhan kita berada diangka 82 persen dan angka kematian kita masih tinggi di angka 6 persen," ucapnya saat dikonfirmasi Tribun Jogja via sambungan seluler. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved