Mengenal Widadi Karyadi, Sang Legenda yang Setia Bela PSIM Yogyakarta
Mengenal Widadi Karyadi, Sang Legenda yang Setia Membela PSIM Yogyakarta
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
WK bercerita, setelah pertandingan ia dicegat oleh manajemen Persebaya dan diminta urus surat pindah karena statusnya juga orang Jawa Timur.
“Enteng saja saya jawab: memang bisa saya di Surabaya berprestasi seperti sekarang. Tidak bisa seperti itu, belum tentu saya masuk klub juga kalau di sana," katanya sambil menyeruput kopi di depannya.
Sementara PSMS medan kala itu berada satu hotel dengan PSIM, dan WK sempat bertemu dengan manajemennya bercerita di waktu senggang, jika ia memiliki pacar orang Medan.
Dari sana, PSMS semakin yakin untuk membesut striker lulusan tim Soeratin Bojonegoro ini, dan menjamin bekerja di suatu hotel di Medan. Namun kembali permintaan itu ia tolak.
Berlanjut mengarungi Divisi Utama bersama PSIM, WK sempat dillirik oleh Barito Putra sambil menawarkan kontrak dengan nilai fantastis.
Di sana, ia dijamin kesejahteraanya dengan menanggung seluruh akomodasi kepindahan serta akan diberi rumah.
"Waktu itu masih era perserikatan, belum ada pemain kontrak, Barito melakukan itu ke saya," katanya tegas.
Tak berselang lama, ia juga ditawari bermain untuk Persegres Gresik. Kali ini, tawaran yang diajukan sangat menggiurkan bagi WK.
Ia dijanjikan menjadi pegawai di Petrokimia jika mau mengurus surat pindah, belum lagi manajernya saat itu satu kota dengan WK.
Lagi-lagi, ia menolak dengan dalih pekerjaan di Yogyakarta sudah membuatnya nyaman.
"Kalau saya pindah itu harus adaptasi lagi, kenalan lagi, banyak yang dimulai dari awal," ucap pria kelahiran 12 Januari 1972 ini.
Alasan lain, di matanya membela Panji Mataram merupakan sebuah kebanggaan yang menggelora di hatinya. Ia menyadari jika dirinya dibesarkan di sana, rasa itu membuatnya berkali-kali mengurungkan pindah. (Tribunjogja/Taufiq Syarifudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mengenal-widadi-karyadi-sang-legenda-yang-setia-bela-psim-yogyakarta.jpg)