Gojek Bagikan Resep Sukses Berbisnis, UMKM Makin Mantap Kembangkan Usaha di 2021
Sepanjang tahun 2020, Gojek telah menelurkan serangkaian solusi digital yang memudahkan UMKM bermigrasi ke bisnis online.
Data Gojek menemukan bahwa usaha rumahan menjadi tren selama masa pandemi, dengan
bisnis kuliner sebagai jenis usaha rumahan yang paling banyak dijalani.
Dari banyaknya usaha kuliner, mie pedas, minuman mix susu segar, dimsum udang rambutan menjadi beberapa menu yang paling dicari pelanggan GoFood selama tahun 2020. GoFood juga memprediksi dessert box dan rice bowl akan menjadi kuliner terfavorit di 2021 berdasarkan meningkatnya jumlah pencarian menu tersebut di GoFood yang meningkat menjelang akhir tahun lalu.
2. Diskon dan Pemasaran lewat Media Sosial Jadi Jurus Jitu Gaet Pelanggan Baru
Memberikan promosi lewat program diskon menjadi strategi pemasaran yang populer dipilih
oleh mitra usaha Gojek untuk menggaet pelanggan. Strategi ini juga kerap diikuti dengan pemasaran di kanal media sosial untuk memperluas jangkauan. Sebanyak 42% pemilik usaha meningkatkan promosinya di media sosial.
Gojek juga sudah menyiapkan GoStore - sebuah fitur
yang memudahkan pelaku usaha membuka toko online pribadi yang terintegrasi dengan media
sosial.
3. Pilihan Pembayaran Non-Tunai Semakin Berkembang
Pandemi Covid-19 yang memaksa masyarakat untuk mengurangi kontak fisik telah mendorong
pergeseran gaya hidup konsumen menjadi serba cashless.
Data dari Midtrans, payment gateway
terbesar di Indonesia mencatat empat metode pembayaran nontunai yang paling berkembang
di 2020 adalah transfer bank, cicilan tanpa kartu, QRIS, dan GoPay.
Melihat tren ini, para pelaku
UMKM dapat menambah opsi metode pembayaran untuk usaha mereka agar dapat semakin
bersaing di pasaran.
4. Komunitas Berperan Penting untuk Tingkatkan Kompetensi
Jejaring komunitas sesama pelaku usaha membantu mengakselerasi kompetensi bisnis para
UMKM, khususnya bagi yang baru terjun ke dunia ini. Wadah yang diciptakan Gojek, seperti
Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), A Cup of Moka (ACOM), Temu Midtrans, dan Bincang
Biznis, membantu para mitra usaha mempelajari ilmu dan kemampuan baru dalam berdagang.
Misalnya saja, 77% mitra yang baru bergabung di Gojek yang baru bergabung mengaku telah
mendapatkan keterampilan berjualan online dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Penjelasan lengkap dan berbagai tren usaha lainnya terangkum dalam e-book berjudul Tetap Melaju
Bersama Gojek: Kilas Balik 2020 & Tren Usaha 2021 dan dapat diakses secara gratis di
www.melajubersamagojek.com/tetapmelaju.
Melangkah ke depan di tahun 2021, Gojek akan semakin memperkuat komitmennya untuk membantu
UMKM supaya tetap berkembang dan produktif di tengah pandemi melalui lebih banyak inovasi
teknologi dan non teknologi.
“Kami akan semakin gencar menghadirkan beragam solusi untuk UMKM lainnya melalui pengembangan fitur, edukasi, hingga kolaborasi strategis dengan berbagai pihak seperti pemerintah dan lembaga keuangan. Tantangan masih akan kita rasakan tetapi dibekali pengalaman dan pembelajaran dari tahun yang lalu, serta semangat dan optimisme, saya yakin kita akan semakin tangguh dalam menghadapi tahun ini, ” tutup Novi. (rls)