Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

Gerakan Jateng di Rumah Saja, Jalur Pendakian Gunung Sumbing Via Butuh Magelang Akan Ditutup

Jalur pendakian Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang akan ditutup.

Tribunjogja.com | Rendika Ferri
Jalur pendakian Gunung Sumbing via Basecamp Butuh di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, kembali dibuka pada Rabu (15/7). Pendakian dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jalur pendakian Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang akan ditutup.

Penutupan akan dilakukan selama dua hari yakni 6-7 Februari 2021 menyusul Gerakan Jateng di Rumah Saja.

"Mau nggak mau ya kami harus mengikuti surat edaran (SE) soal Jateng di Rumah Saja dan ikut mendukung ya, walaupun secara terpaksa. Jadi Sabtu dan Minggu 6-7 Februari 2021 akan kami libur kan terlebih dahulu untuk pendakian Sumbing via Butuh," kata Lilik Setyawan, Pengelola Basecamp Gunung Sumbing Butuh, Kamis (4/2/2021).

Lilik menjelaskan, meski masih dalam kondisi pandemi namun minat pendaki untuk berkunjung ke gunung tersebut masih tetap ada.

Batu-batu Besar Masih Berguguran dari Puncak Barat Daya Gunung Merapi

Hanya saja pengelola mewajibkan para pendaki untuk menyertakan surat keterangan sehat serta bukti non reaktif rapid test antigen Covid-19.

Sementara pada penutupan selama dua hari nanti, Lilik menyatakan terdapat pendaki yang sudah terlanjur melakukan pemesanan.

Untuk itu, pihaknya memberikan opsi agar wisata pendakian diundur atau dimajukan beberapa hari sebelumnya.

"Ada yang sudah booking, tapi itu juga sudah kami beritahu agar dimajukan menjadi hari ini atau besok dan setelah hari Minggu," imbuhnya.

Lilik menyatakan, penutupan akan dilakukan pada Sabtu 6 Februari 2021 pagi.

Pihaknya juga masih memberikan toleransi bagi pendaki yang telah terlanjur sampai di puncak dan masih berada di area tersebut pada saat penutupan berlangsung.

UPDATE Covid-19 Kamis 4 Februari 2021: Kasus Baru Bertambah 11.434, Total Kumulatif Jadi 1.123.105

"Ya masih kami toleransi. Intinya pada Sabtu dan Minggu kami tidak menerima pendakian," ujarnya.

Di sisi lain, salah satu destinasi wisata lainnya yang juga berdekatan dengan area tersebut yakni Nepal van Java bakal ikut mengalami penutupan karena gerakan jateng di Rumah Saja.

"Benar termasuk juga Nepal ikut tutup. Kami ikuti sesuai dengan arahannya SE," pungkas Lilik. (jsf)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved