Kabupaten Gunungkidul

Relawan Pemakaman COVID-19 di Gunungkidul Diupayakan Masuk Daftar Penerima Vaksin

Pada gelombang kedua, para relawan PMI Gunungkidul akan disertakan dalam daftar penerima vaksin.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pegawai dari Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul turut menerima vaksin COVID-19 tahap pertama.

Pada tahap ini, yang berhak menerima adalah pegawai dari Unit Transfusi Darah.

Slamet Riyanto dari Unit Logistik PMI Gunungkidul menjelaskan ada dua gelombang penerima vaksin dari tempatnya.

"Pertama baru dari Unit Transfusi Darah, gelombang kedua menyusul," katanya pada wartawan di Klinik Pratama Kartika 0730/Gunungkidul, Rabu (03/01/2021).

Sebanyak 1.494 Nakes di Gunungkidul Telah Divaksin COVID-19, 106 Lainnya Tak Lolos Persyaratan

Slamet menjelaskan, para pegawai ini tergolong tenaga kesehatan karena melayani pendonor dan pasien penerima transfusi darah.

Data ini pun sudah masuk ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul.

Menurutnya, untuk penerima di gelombang kedua sedang dikoordinasikan.

Pada gelombang kedua, para relawan PMI Gunungkidul akan disertakan dalam daftar penerima vaksin.

"Saat ini sedang diupayakan agar bisa menerima vaksin, termasuk para relawan yang menangani pemakaman," jelas Slamet.

Menurut data, ada 12 pegawai Unit Transfusi Darah yang menerima vaksin.

Namun yang bisa hadir hanya 9 orang, 6 orang di antaranya dapat menerima suntikan dosis pertama vaksin.

Kemampuan Penanganan COVID-19 Terbatas, Faskes di Gunungkidul Diinstruksikan Sesuaikan Kondisi

Kepala Klinik Pratama Kartika, Sersan Mayor TNI Sugiyanto menjelaskan 3 yang batal divaksin hari ini karena tak lolos pemeriksaan kesehatan.

Sebab mereka diketahui memiliki tensi (tekanan) darah tinggi.

"Jadi ketiga calon penerima ini ditunda dulu untuk penerimaan vaksinnya," jelasnya.

Sugiyanto juga mengungkapkan ini merupakan vaksinasi kedua yang dilaksanakan di Klinik Pratama Kartika.

Vaksinasi pertama dilakukan pada 29 Januari lalu.

Adapun penerimanya para tenaga kesehatan di klinik, termasuk dirinya sendiri.

Ia mengatakan terdapat sisa 2 dosis vaksin COVID-19 yang belum terpakai.

"Sesuai prosedur, vaksin yang belum terpakai dikembalikan dahulu ke Dinkes Gunungkidul," kata Sugiyanto.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved