Jawa Timur

Pemkota Surabaya Jadikan Mal Cito Sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19

Untuk menambah ruang isolasi dan perawatan pasien covid-19, Pemkot Surabaya akan menjadikan Mal Cito sebagai fasilitas kesehatan khusus covid-19.

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL
Bangunan Mall Cito di Bundaran Waru perbatasan Surabaya-Sidoarjo 

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya membuat kebijakan baru untuk menambah fasilitas kesehatan untuk pasien covid-19.

Untuk menambah ruang isolasi dan perawatan pasien covid-19, Pemkot Surabaya akan menjadikan Mal City of Tomorrow (Cito) sebagai fasilitas kesehatan khusus covid-19.

Dalam hal ini, Pemkot Surabaya menjalin kerja sama dengan Siloam Hospital Group.

Sebagian bangunan mal di perbatasan Surabaya-Sidoarjo, tepatnya di Bundaran Waru, itu akan disulap menjadi rumah sakit khusus pasien Covid-19.

Di sana, akan dibuat ruang isolasi dan ruang perawatan untuk pasien Covid-19.

"Untuk penyediaan fasilitas kesehatan yang memanfaatkan gedung Cito, kita masih menunggu izin sebagai rumah sakit darurat," kata Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat memantau kegiatan donor plasma konvalesen di komplek industri SIER Surabaya, Selasa (2/2/2021).

Whisnu berharap izin rumah sakit darurat itu bisa terbit dalam beberapa hari ke depan.

Sehingga, Mal Cito bisa beroperasi sebagai rumah sakit darurat.

Selain warga Surabaya, rumah sakit darurat di Mal Cito itu juga bisa menampung pasien dari Sidoarjo karena berada di wilayah perbatasan.

Terpisah, Direktur Siloam Hospital Group, Dr Anang Prayudi menyebut, pihaknya akan memanfaatkan tiga lantai di kompleks Mal Cito untuk kebutuhan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

"Jumlah itu akan ditambah ketika ke depannya kebutuhan kamar untuk pasien Covid-19 masih dibutuhkan," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2021).

Saat ini, sudah disiapkan kamar dengan 105 tempat tidur ukuran single.

"Kapasitas rumah sakit nantinya bisa dikembangkan sampai 186 unit. Termasuk juga delapan ICU yang kini sudah disiapkan bisa ditambah sampai 16 ICU," jelasnya.

Sebanyak 20.002 kasus positif Covid-19 tercatat di Surabaya hingga Selasa (2/2/2021). Rinciannya, 18.444 pasien sembuh dan 1.297 orang meninggal.

Tim Transfusi Darah PMI Gunungkidul Terima Vaksinasi COVID-19 Tahap Pertama Hari Ini

Relawan Pemakaman COVID-19 di Gunungkidul Diupayakan Masuk Daftar Penerima Vaksin

Update Kasus Covid-19 di Surabaya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved