4 Jenis Makanan yang Bisa Menyebabkan Perut Kembung, Jangan Salah Konsumsi!
Perut dalam kondisi kembung tentunya menimbulkan efek yang tidak nyaman. Perut kembung, umumnya dialami ketika ada gas yang berlebihan di dalam usus.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Perut dalam kondisi kembung tentunya menimbulkan efek yang tidak nyaman.
Perut kembung, umumnya dialami ketika ada gas yang berlebihan di dalam usus.
Dikutip dari kompas.com, berikut ini beragam makanan yang dapat menyebabkan perut kembung:
Kebanyakan kacang-kacangan (beans) mengandung protein dan karbohidrat sehat dalam jumlah tinggi.
Kacang-kacangan juga cenderung sangat kaya serat, serta beberapa vitamin dan mineral.
Tapi, sebagian besar kacang mengandung pula gula yang disebut alpha-galactosides, yang termasuk dalam kelompok karbohidrat yang disebut FODMAP.
FODMAP adalah karbohidrat rantai pendek yang lolos dari pencernaan dan kemudian difermentasi oleh bakteri usus di usus besar.
Gas adalah produk sampingan dari proses ini.
Untuk orang sehat, FODMAP hanya menyediakan bahan bakar untuk bakteri pencernaan yang menguntungkan dan seharusnya tidak menimbulkan masalah.
Namun, untuk individu dengan sindrom iritasi usus besar, jenis gas lain terbentuk selama proses fermentasi.
Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang besar, dengan gejala seperti perut kembung, kram perut, dan diare.
Merendam dan menumbuhkan kacang adalah cara yang baik untuk mengurangi FODMAP pada kacang.
Mengganti air rendaman beberapa kali juga dapat membantu.
Yang harus dimakan:
- Beberapa jenis kacang-kacangan lebih mudah dicerna dalam sistem pencernaan.
- Kacang pinto dan kacang hitam mungkin lebih mudah dicerna, terutama setelah direndam.
- Anda juga bisa mengganti kacang dengan biji-bijian, daging, atau quinoa.
2. Brokoli dan sayuran cruciferous lainnya
Jenis sayuran yang termasuk keluarga sayuran cruciderous (merujuk pada genus Brassica), di antaranya yakni:
- Kubis
- Kembang kol
- Brokoli
- Kubis Brussel
- Kangkung
- Lobak
- Selada air
Beragam jenis sayuran tersebut sangat sehat, mengandung banyak nutrisi penting seperti serat, vitamin C, vitamin K, zat besi dan kalium.
Namun, sayuran cruciderous juga mengandung FODMAP, sehingga dapat menyebabkan kembung pada beberapa orang.
Baca juga: 3 Jenis Minuman yang Dapat Mengatasi Asam Lambung Kambuh
3. Bawang merah
Bawang merah maupun bawang bombai adalah sayuran umbi bawah tanah dengan rasa yang unik dan kuat.
Bawang jarang dimakan utuh, tetapi populer dalam makanan yang dimasak, lauk pauk, dan salad.
Meskipun biasanya dimakan dalam jumlah kecil, bawang adalah salah satu sumber makanan utama fruktan.
Fruktan adalah serat larut yang dapat menyebabkan perut kembung.
Selain itu, beberapa orang sensitif atau tidak toleran terhadap senyawa lain dalam bawang, terutama bawang mentah.
Oleh karena itu, bawang dikenal sebagai penyebab kembung dan ketidaknyamanan pencernaan lainnya.
Memasak bawang dapat mengurangi efek pencernaan ini.
Yang harus dimakan: Coba gunakan bumbu atau rempah segar lain sebagai alternatif bawang.
4. Apel
Apel adalah salah satu buah paling populer di dunia.
Buah ini terbukti tinggi serat, vitamin C dan antioksidan, dan telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.
Namun, apel juga diketahui dapat menyebabkan perut kembung dan masalah pencernaan lainnya bagi sebagian orang.
Penyebabnya adalah fruktosa (yang merupakan FODMAP) dan kandungan serat yang tinggi dalam apel.
Baca juga: Awas Gula Darah Melonjak, Ini 11 Makanan dan Minuman Pantangan Bagi Penderita Diabetes
Fruktosa dan serat keduanya dapat difermentasi di usus besar, dan dapat menyebabkan gas dan perut kembung.
Apel yang dimasak mungkin lebih mudah dicerna daripada apel segar.
Yang harus dimakan: Buah-buahan lain, seperti pisang, blueberry, grapefruit, mandarin, jeruk atau stroberi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/manfaat-konsumsi-buah-apel-tanpa-dikupas_20180806_154236.jpg)