UPDATE Peta Epidemiologi Covid-19 di Sleman: 14 Kapanewon Zona Merah, 3 Kapanewon Zona Oranye
Berdasarkan peta epidemiologi sebaran Covid-19 di Sleman, 14 dari total 17 kapanewon yang ada di Sleman masih berstatus zona merah Covid-19
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mayoritas kecamatan atau kapanewon yang ada di wilayah Kabupaten Sleman berstatus zona merah penyebaran virus corona.
Hal itu berdasarkan dari hasil update terbaru peta epidemiologi yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman per 26 Januari 2021.
Berdasarkan update terkini peta epidemiologi sebaran Covid-19 di Sleman, 14 dari total 17 kapanewon yang ada di Sleman masih berstatus zona merah Covid-19.
Sementara tiga kapanewon lainnya berstatus zona oranye.
Berikut rincian selengkapnya :
Zona Merah
- Tempel
- Pakem
- Cangkringan
- Sleman
- Ngaglik
- Seyegan
- Mlati
- Depok
- Godean
- Berbah
- Gamping
- Turi
- Kalasan
- Prambanan
Zona Oranye
- Minggir
- Moyudan
- Ngemplak
Hingga saat ini, kasus aktif Covid-19 di wilayah Kabupaten Sleman tercatat mencapai 2.095 orang.
Sementara untuk total kumulatif kasus positif terkonfirmasi Covid-19, berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 DIY, di Sleman hingga saat ini tercatat ada 7.904 kasus.
Sebanyak 5.668 di antaranya telah dinyatakan sembuh.
Sementara 141 orang dinyatakan meninggal terkonfirmasi positif Covid-19.
Update Covid-19 di DIY
Kasus COVID-19 di DI Yogyakarta bertambah 414 kasus pada Jumat (29/1/2021).
Dengan penambahan itu maka total kasus positif covid-19 saat ini menjadi 21.254 kasus.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 di DIY, Berty Murtiningsih mengungkapkan, penambahan hari ini merupakan hasil pemeriksaan 1.197 sampel dari 1.184 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peta-epidemiologi-covid-19-sleman-terbaru.jpg)